Saiful, salah seorang penjual ikan di Pasar Segiri mengatakan, ikan yang ia jual saat ini harganya cenderung naik dan mempengaruhi nilai pendapatan yang ia terima dalam seharinya. "Ikan laut harganya lagi naik, yang biasanya harga ikan itu paling mahal kisaran harga Rp20- 40 ribu per Kg, sekarang di atas bisa capai Rp40 ribuan per Kg," ungkap Saiful kepada Korankaltim.com, Rabu (7/6/23).
Dia yang mengaku pernah menjadi nelayan ini menduga ada beberapa hal yang mempengaruhi hingga menyebabkan harga ikan melonjak naik. Menurutnya, penyebab yang membuat harga ikan laut itu melonjak di pasaran karena adanya angin kencang, sehingga membuat para nelayan kesulitan menangkap ikan di lautan dan kondisi bulan purnama juga dianggap mempengaruhi keberadaan ikan di laut."Biasanya yang buat harga ikan melonjak karna itu, tingkat kesulitan mencari ikan juga bisa membuat harga ikan mahal," ungkapnya.
Saiful menjelaskan, melonjaknya harga ikan tersebut sudah terjadi semenjak lebaran Idulfitri lalu. Bahkan, harga ikan laut jika dibandingkan pada saat bulan puasa hingga Idulfitri tidak begitu tinggi jika dibandingkan dengan harga yang sekarang. "Kemarin sempat turun waktu setelah lebaran, tapi ini naik lagi, emang kadang ikan harganya enggak nentu," paparnya.
Dia menambahkan, ikan yang dijualnya merupakan ikan yang dibeli melalui pelelangan di Jalan Lumba-Lumba, Kelurahan Selili, Samarinda. "Ikan di pelelangan itu biasanya dari Palu, Balikpapan dan Berau. Tapi lebih banyak dari Palu.
Editor: Maruly Zainuddin