Chief Operation Officer (COO) PT Samekarindo Indah Balikpapan, Dekriswan Zihono mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih lebih bagus ketika dikomparasikan dengan beberapa negara lain.
"Itu dibuktikan dengan tingkat konsumsi masyarakat Kaltim khususnya Balikpapan yang sangat tinggi sekali. Beberapa sentra seperti mal dan tenant terus beroperasi dan memang spend money cukup bagus," kata Dekriswan Zihono disela peluncuran S.Presso dan Baleno di Mal E-Walk Balikpapan Superblock, Kamis (25/8/2022) sore.
Dirinya melihat peluang pemasaran dibalik aktivitas pertambangan batu bara dan perkebunan sawit di Kaltim. Ditambah lagi dengan animo dalam event Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 yang berlangsung di Tangerang, Banten pada 11 Agustus 2022 lalu.
"Biasanya, siklus dua tiga tahun, dan tahun ini kita lihat dengan animo pameran GIIAS tinggi sekali walaupun ekonomi belum 100 persen pulih," sebutnya.
Permintaan S.Presso secara nasional sudah mencapai 3 digit. Sehingga dia meyakini penjualan di Kaltim pada tahun ini bakal terdongkrak.
"Kalau secara volume, di awal target 50 unit setiap bulan. Mudah-mudahan ke depan bisa di atas itu," harapnya.
Sedangkan Baleno, Dekriswan mengakui pasar di Kaltim cukup kecil. Paling banyak 10 unit setiap bulan. "Baleno pernah market share (pangsa pasar) sampai 30 persen, dan untuk tahun ini ya kembali lagi, 10 sampai 15 unit satu bulan," tukasnya.
Pangsa pasar tertinggi yang dipegang Suzuki hingga saat ini adalah pikap sebesar 70 persen. Kendati pihaknya yakin produk pabrikan Suzuki lainnya juga dapat meningkatkan penjualan.
"Kita coba 30 persen ini kan di kendaraan penumpang, ditunjang dengan Ertiga dan XL7. Sedangkan pasar juga besar di kelas Low Cost Green Car (LCGC/mobil murah ramah lingkungan). Memang ini (S.Presso dan Baleno) bukan LCGC, tapi harganya LCGC," tandasnya.
Penulis: Hendra
Editor: Maruly Zainuddin