“Karena itulah melihat ketangguhan UMKM tersebut, kami merasa ikut terpanggil untuk peduli, berbuat nyata dan memberikan mereka dorongan moril,” ujar Zairin.
Selasa (27/4/2022) lalu, LKPN Kaltim melakukan penandatangan kesepakatan (MOU) dengan Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia (PPJI) Samarinda untuk membantu usaha mereka.
“Banyak UMKM dengan aneka usaha rumah tangga mempunyai prospek cerah dimasa yang akan datang, apalagi ditengah kondisi pandemi yang sudah melandai saat ini, usaha tersebut bisa dipacu lebih cepat lagi,” sebut Zairin.
Namun diakuinya, usaha ini masih lemah dalam sektor pemasaran dan kurang dikenal masyarakat luas. “Para produsen rumah tangga seperti makanan cemilan, kuliner merasa dagangannya kurang laku padahal itu tidak benar, faktor pemasaran lah yang harus dibenahi,” tegas Zairin.
LKPN siap membantu mempromosikan produk-produk PPJI ke masyarakat agar sektor usaha mereka bisa dikenal dan meningkat pesat, mendorong lewat publikasi yang lebih gencar lagi.
Terpisah, ketua umum PPJI Fitriana mengapresiasi MoU ini. “Dengan kerjasama ini paling tidak sinergitas dalam membangun sektor usaha, baik itu UMKM, pariwisata, perhotelan bisa terbentuk lebih cepat,” kata Fitriana. (*/kk)
Editor: Aspian Nur