Camat Tenggarong Sukono melalui Kasi Trantib Tri Joko Kuncoro menjelaskan, pada prinsipnya UMKM harus tetap berjalan terlebih untuk mengambil momentum momen Ramadan, dimana masyarakat berburu kuliner untuk berbuka puasa, hingga menjelang Idulfitri mendatang untuk meningkatkan dinilai perekonomian warga.
Pihak ketiga atau panitia penyelenggara harus menyiapkan beberapa hal penting untuk menghindarkan dari timbulnya klaster penyebaran Covid. "Diantaranya dengan protokol kesehatan di pasar Ramadan itu," kata Koko, sapaan akrab Tri Joko Kuncoro kepada Korankaltim.com Jumat (25/3/2022) sore tadi.
Sejauh ini belum ada pelaksanaan di wilayah lain yang diusulkan beberapa kelurahan ke Kantor Camat Tenggarong. Kemungkinan, pihak kelurahan masih mendata beberapa kawasan bakal lokasi pasar Ramadan yang dibuka setiap sore itu.
Kendati situasi Covid-19 sudah melandai, Koko menyebut aturannya kurang lebih sama dengan tahun lalu, tinggal saling mengingatkan soal penerapan Prokes.
"Semua OPD siap mem-backup untuk pelaksanaan itu dan mengawasi berjalannya prokes dengan baik," ujar Koko.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Aspian Nur