Untuk harga disebutkannya sesuai yang diimbau pemerintah Rp14 ribu dan terkait pendistribusian berlangsung dengan baik. Warga terlihat mengantre untuk mendapatkan minyak goreng.
"Kami akan terus ingatkan ke pedagang untuk mematuhi ketentuan yang ada. Kami juga pastikan ketersediaan dan harga di Samarinda ini aman. Insya Allah 2-3 hari kedepan kami akan lakukan pengecekan lagi," paparnya.
Untuk stok minyak goreng selama Ramadan juga akan dipantau. “Sudah kami koordinasikan ke dinas perdagangan, dua hari kedepan minyak goreng akan datang dan kembali didistribusikan oleh distributor maupun agen," imbuhnya.
Kalau ada oknum atau pedagang yang bermain, pihaknya akan melakukan tindakan tegas. "Akan kami tindak tegas, karena jelas merugikan masyarakat," sebut Ary.
Sementara Mila, seorang ibu rumah tangga yang ikut mengantre minyak goreng curah mengatakan harus menunggu kurang lebih satu jam.
"Satu jam saya ngantrenya dan Alhamdulillah dapat, ini saya beli lima liter untuk keperluan rumah, harganya Rp70 ribu," papar Mila.
Diakui wanita 30 tahun ini, dirinya kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng dalam beberapa pekan terakhir.
"Susah banget, saya sampai gak kedapatan, kalau antre ini ya baru kali ini. Harapannya, mudahan minyak goreng gak langka-langka lagi ya," ujar Mila.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur
Yuk Tonton Videonya Wall....