Di swalayan Jalan Urip Sumoharjo, Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir, minyak goreng dua liter dijual Rp49 ribu, sementara di mini market Loa Bakung dijual seharga Rp42 ribu hingga Rp47 ribu per 2 liter.
Berbeda dengan hari-hari sebelumnya, tidak lagi terlihat kerumunan warga untk mengantre minyak goreng tersebut. "Tadi pagi stoknya banyak, sekarang sudah habis, kami jual Rp49 ribu tapi pembelian tidak dibatasin," jelas Yeni, karyawan mini market di Loa Bakung.
Ketersediaan minyak goreng pun beragam, beberapa minimarket menyediakan stok melimpah, ada juga yang tidak memiliki stok selama 2 minggu.
Kebijakan yang diterapkan pun beragam, mulai dari maksimal pembelian 4 liter perhari hingga tak terbatas.
Meskipun tak ada lagi kerumunan dan antrean warga, namun mereka yang berbelanja minyak goreng keberatan terkait harga yang beragam dan diatas harga HET apalagi bagi pelaku usaha kuliner.
"Memang tidak sepanik hari-hari lal, tapi harganya kalau buat usaha kan mahal. Bagus saja kalau tidak antre, ini aja langsung dapat saya," sebut Wati, pengunjung yang sedang berbelanja di mini market.
Penulis: */Linda Mulyani
Editor: Aspian Nur