Salah satunya Daihatsu yang telah memperkenalkan All New Xenia untuk masyarakat di Benua Etam Sabtu (20/11/2021) kemarin di kawasan Balikpapan Super Block (BSB).

"Target penjualan di Kalimantan, market share tahun 2019 antara 20 sampai 22 persen. Maka dengan asumsi pasar saat ini, angka penjualan bisa 200 sampai 220 unit," kata Ronald Limanauw selaku Kepala Wilayah Astra Daihatsu Area Kalimantan kepada Korankaltim.com.
Bahkan market share untuk Daihatsu di seluruh Kalimatan pada 2021 mencapai 25,2 persen atau terjadi kenaikan. "(Penjualan) rata-rata 1.070 unit sebulan," ungkapnya.
Astra Daihatsu semakin optimistis memandang pasar All New Xenia dengan keberadaan IKN di Kalimantan Timur. Kendati penjualan unit tak lepas dari pengaruh harga batu bara hingga hasil perkebunan kelapa sawit serta karet.
"Tentunya jauh lebih banyak investasi yang masuk ke IKN. Kalai tidak salah, Duta Besar Uni Eropa sudah ke Kaltim. Rencana ada investasi yang luar biasa," sebutnya.
"Walau harus melihat 10 tahun ke depan, tapi saya dengar ada beberapa BUMN berkantor mulai 2024, dan bukan cuma pemerintah yang pindah, saya percaya ada beberapa head office (kantor pusat) perusahaan swasta harus masuk ke IKN," jelas Ronald.
Untuk diketahui, All New Xenia sebagai Low MVP dan generasi ketiga dari "Mobil Sejuta Umat" diluncurkan dengan berbagai fitur berteknologi canggih. Termasuk menggunakan penggerak roda depan.
Diyakini menghasilkan efisiensi bahan bakar menjadi lebih irit karena penggerak roda depan membuat komponen kendaraan yang dibutuhkan menjadi minimalis. Membuat berat kendaraan menjadi berkurang.
Penulis: Hendra
Editor: Aspian Nur