Kontingen Jujitsu Kaltim Targetkan Enam Emas di PON XX Papua
1 menit baca810 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, BONTANG – Cabang olahraga jujitsu untuk pertama kalinya akan dipertandingkan pada PON XX/2021 di Papua.
Tim jujitsu Kaltim pun bersemangat mengirimkan atlet mereka dengan target cukup tinggi, meraih enam medali emas.
Minggu (3/10/2021) malam kemarin, atlet yang jumlahnya sama dengan target medali emas yang ingin diraih itu dilepas.
Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) Kaltim sebelum berangkat ke Papua.
Meski PON XX sudah resmi dibuka, namun cabang olahraga bela diri ini baru bertanding pada 7 Oktober hari Kamis nanti.
Enam atlet yang akan berlaga di ujung timur Indonesia tersebut adalah Muhamad Irfan Fauzi, Jems Israel Latul, Rendy Kuncoro, Albertus Elang Anggara Putra, Yogi Andreas dan Merry Farida Hutapea didampingi satu pelatih dan satu ofisial.
Ketua Umum PBJI Kaltim Arso Lumadyo mengatakan, jujitsu menargetkan membawa pulang 6 medali emas. "Kami target bawa 6 medali emas," tegas Arso yang juga ketua kontingen Kaltim untuk cabang olahraga ini dengan penuh semangat.
Sementara Ketua Dewan Guru Besar Jujitsu Kaltim Iwan Sedyowiyadi menambahkan, jadi atlet jujitsu atau jujitsan harus tanggap dan trengginas namun tetap menjaga kesehatan dan keselamatan. "Saya berharap semoga sukses," kata Iwan.
Hal yang sama disampaikan pembina PBJI Kaltim Sony Lesmana. Menurutnya, para atlet harus yakin dengan kemampuan masing-masing dan jangan takut sama lawan.
"Atlet harus yakin atas kemampuan diri dan jangan takut sama lawan, dan saya berharap bisa mengambil hikmah dalam setiap pertandingan," sebut Sony.
Sony Lesmana juga berjanji kepada para atlet yang berhasil menggondol medali emas, perak maupun perunggu, akan diberikan bonus khusus. "Untuk yang juara akan diberikan bonus khusus," tegas Sony.
Sekjen KONI Bontang, H Umar Gading mengatakan, jujitsu Kaltim harus menunjukkan performa yang maksimal. "Kami semua berharap di cabor ini, semoga dapat mempersembahkan medali dan membawa harum nama Kaltim," kata Umar Gading. Pelepasan atlet ditandai dengan pemasangan jaket kepada seluruh atlet.
Penulis: Cholisoh
Editor: Aspian Nur









