Peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari pemasangan bilah pertama Garuda saat Kunjungan Kerja Presiden RI di IKN pada Jumat (22/9/2023) lalu. Bambang menyampaikan harapannya agar semua proses mulai dari pembuatan hingga pemasangannya dapat berjalan dengan lancar sesuai rencana.
Hingga saat ini, sudah dikerahkan sebanyak 242 orang yang bekerja siang dan malam untuk membuat 4.650 bilah. Selanjutnya, jika tidak ada halangan, pemasangan bilah-bilah Garuda tersebut ditargetkan selesai pada Maret 2024 mendatang.
Bambang Susantono didampingi Kepala Unit Hukum dan Kepatuhan Ida Bagus Nyoman Wiswantanu, Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Mohammed Ali Berawi dan Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Tonny Agus Setiono pada peninjauan tersebut.
I Nyoman Nuarta menjelaskan keterlibatan dirinya dalam proses desain dan pembangunan Istana Presiden di IKN ini dilatarbelakangi oleh keinginannya untuk memberikan yang terbaik kepada negara.
Selain itu NuArt Sculpture Park memiliki konsep pembangunan yang sejalan dengan IKN, yaitu menyatukan seni, budaya dan alam dalam kehidupan sehari-hari.
“Tempat ini merupakan media edukasi tentang bagaimana seni, budaya, dan alam bisa menginspirasi kehidupan sehari-hari kita,” kata Nyoman melalui keterangan tertulisnya kepada Korankaltim.com Jumat (29/9/2023) hari ini.
Taman dengan luas 4 hektare ini sebagian digunakan untuk wisata dan sebagian lagi digunakan untuk pelestarian kurang lebih 4.000 pohon.
Sebagai seorang seniman, melalui sculpture park ini ia juga berharap bisa ikut mendorong pembangunan ekonomi pariwisata dan menyediakan banyak lapangan pekerjaan dengan tetap menjaga identitas budaya Indonesia yang beragam.
“Terakhir, mohon doa restu agar semua berjalan dengan lancar karena pembuatan bilah Garuda ini akan menjadi peristiwa bersejarah bagi bangsa kita,” pungkas Nyoman. (*)