“Itu yang harus sudah bisa dilaksanakan pengurus. Mohon ini benar-benar dapat dilaksanakan sebagai langkah persiapan pilgub, pileg dan pilpres mendatang,” kata Ketua Golkar Balikpapan H. Rahmad Mas’ud kemarin.
Rahmad juga meminta komitmen kader-kader partai Golkar untuk serius dalam berorganisasi dan membesarkan partai. “Kalau tiga hari kali berturut-turut tidak hadir dalam rapat pleno akan dievaluasi,” tegasnya.
Ketua Harian Golkar Balikpapan Kasharyanto mengatakan, pleno ini untuk mengkonsolidasikan semua kader dan pengurus partai termasuk organisasik didirikan dan mendirikan. Jadi, kata dia, semua organisasi seperti AMPG dan KPPG akan mulai membentuk kepengurusan.
“Kami juga membentuk pengurus baru di tingkat kecamatan. PTK dipimpin masing-masing ketua pemenangan pemilu di tingkat kecamatan,” jelasnya.
Dia menyebutkan, dari 148 pengurus Golkar, yang ikut dalam pleno pertama ini sebanyak 132 orang pengurus. Selanjutnya, setelah semua kepengurusan dibentuk dan dirapatkan, jajaran pengurus diminta lebih kompak lagi.
Kasharyanto menambahkan, Golkar Balikpapan juga harus menuntaskan KTA pengurus dan kader sebanyak 1.500 orang. Yang belum ada KTA harus segera dibuatkan agar organisasi bisa berjalan. Sekarang ini baru 400 pengurus yang memiliki KTA. Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengirimkan 1.500 daftar nama anggota Golkar untuk dibuatkan KTA di Samarinda.
“Ini belum masuk program kerja, baru silaturahmi dan pengenalan pengurus dulu,” ungkapnya.
Pada kesempatan sama Sekretaris Golkar Balikpapan Abdulloh menambahan, pleno ini digelar salah satunya untuk penetapan pengurus-pengurus. “Melegalkan pengurus yang tadinya belum masuk biar bisa masuk. Yang belum gabung dipastikan bergabung, karena Golkar harus bersatu, harus solid dan harus kuat. Yang diundang semua pengurus DPD II yang sudah dilantik. Ini jadi konsolidasi pertama,” tambahnya. (din)