20 Rumah Ludes Jadi Arang


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     3 hari yang lalu     52 kali
img KEBAKARAN: Puing-puing puluhan rumah warga yang terbakar hebat.

SENDAWAR – Kebakaran besar kembali terjadi di Jalan Pierre Tendean RT 01 dan Jalan A Yani RT 02, Kelurahan  Melak Ulu,  Kecamatan Melak, Kutai Barat (Kubar), Senin (16/4) sekitar pukul 00.30 Wita dinihari.

Sedikitnya 20 rumah warga ludes menjadi arang, yakni di RT 01 dan RT 02, tepatnya di kawasan Simpang Tiga Pelabuhan Lama (Depan Pos Polisi). Sekitar 17 kepala keluarga dengan total 58 jiwa kehilangan tempat tinggal.

“Sebanyak 20 unit rumah habis terbakar,  asal api masih kita diselidiki,” jelas Kepala Polres Kubar AKBP I Putu Yuni Setiawan dalam keterangan pers siang kemarin didampingi Kapolsek Melak AKP Djoko Purwanto.

Kapolres menjelaskan, api baru dapat dipadamkan sekitar dua jam lebih, yakni pada pukul 03.00 Wita. Beberapa unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Kubar dibantu masyarakat, serta Polsek dan Koramil Melak berjibaku memadamkan kobaran api yang begitu tinggi.

“Angin kencang, meski sorenya sempat turun hujan. Karena rumah warga merata berbahan baku kayu, api cepat merambat. Polres masih terus menyelidiki  di lapangan penyebab kebakaran itu,” tuturya. 

“Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil untuk sementara ditaksir mencapai miliaran rupiah,” urai Putu.

Wakil Bupati Kubar H Edyanto Arkan meninjau korban yang kehilangan tempat tinggal. Wabup mengatakan atas nama Pemkab Kubar menyatakan simpati mendalam dan meminta masyarakat korban kebakaran bersabar. 

“Pemkab Kubar prihatin dengan musibah kebakaran di Melak Ulu yang menghabiskan 20 rumah warga. Mari kita bersabar menghadapi cobaan ini. Jika ada keluarga yang menampung sementara dipersilahkan. Tetapi Dinas Sosial (Dinsos) telah diperintah membangun tenda darurat,” ungkapnya. 

“Pemkab Kubar tanggap kondisi ini, Pak Bupati telah perintahkan Dinsos Kubar turun kelapangan mendata, mendirikan tenda dan dapur umum untuk bantuan darurat. Saya berharap agar  seluruh elemen masyarakat membantu saudara kita ini. Begitu pula perusahaan se-Kubar agar cepat tanggap,” pesan wabup.

Kepala Dinsos Kubar Rinatang yang hadir bersama wabup menjelaskan, pihaknya telah menurunkan tim reaksi cepat Tagana. Di lokasi kebakaran telah berdiri puluhan tenda, juga diturunkan perbantuan sembako untuk para korban kebakaran.

“Dapur umum Dinsos Kubar telah berdiri dan beroperasi 24 jam nonstop di lokasi kebakaran. Kami telah salurkan bantuan terpal, matras, sembako, serta pakaian, termasuk pakaian seragam anak sekolah dan perlengkapan keluarga,” tuturnya.

“Sampai siang ini (kemarin, Red.) perbantuan dari sejumlah pihak mulai berdatangan. Kita telah mendirikan posko Dinsos Kubar di lokasi kebakaran,” tukas Rinatang.

Untuk diketahui, kebakaran di Jalan Pierre Tendean Melak Ulu adalah yang ketiga kalinya  terbesar setelah 25 Januari 2014 silam yang menghanguskan 18 rumah di RT 5 dan RT 7. Sedangkan kebakaran paling dahsyat menghanguskan Pasar Olah Bebaya Melak yang berdempetan dengan Jalan Pierre Tendean, terjadi pada 2011 silam dengan kerugian puluhan miliar rupiah. (imr)

berita TERKAIT


baca LAINNYA