Curug Malela selama ini dikenal sebagai "The Little Niagara" atau "Niagara Kecil" karena bentuknya yang mirip air terjun di perbatasan Amerika Serikat dan Kanada itu.
Nama berasal dari Eyang Tadjimalela, yang dipercaya warga sekitar sebagai "penguasa" air terjun ini.
Dari kabar burung yang beredar, pernah ada pengunjung yang berfoto dengan latar belakang curug lalu terlihat bayangan seorang kakek berjanggut putih dan berbaju serba putih.
Kucuran air di curug ini mengalir di lima saluran dengan tinggi masing-masing sekitar 70 meter.
Pengelola objek wisata sudah menyediakan area pandang di curug ini. Turis bisa berjalan di sekitar curug melewati jembatan kayu berpagar yang dibangun melintasi bebatuan besar di sekitarnya.
Turis dibolehkan berenang jika debit air sedang tidak deras. Namun perlu kehati-hatian saat menceburkan diri, karena banyak bebatuan yang licin.
Jika ingin memandangi Curug Malela dari ketinggian tersedia juga gardu pandang yang bisa dinaiki.
Curug Malela berada di perbatasan Kabupaten Cianjur, tepatnya di Kampung Manglid, Desa Cicadas, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.
Sesampainya di Desa Cicadas, turis dipersilakan untuk memarkirkan kendaraannya lalu lanjut berjalan sekitar satu kilometer menuju Curug Cicadas.
Setelah tiba di area curug, turis masih harus menuruni 400 anak tangga. Walau melelahkan, namun pemandangan indah Curug Malela pasti membuat hati senang.
Jangan lupa untuk tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan virus Corona dan menjaga kebersihan selama berwisata di Curug Malela.
Editor : Bambang Irawan
Berita ini sudah tayang di CNNIndonesia.com hari Rabu 25 November 2020 dengan judul : Curug Malela, 'The Little Niagara' di Bandung Bar