Windows 7 dan Windows 8.1 baru-baru ini dihentikan, yang berarti siapa pun yang masih menggunakan sistem operasi lama tidak akan lagi mendapatkan pembaruan keamanan.
Pembaruan ini sangat penting untuk memperbaiki kerentanan dari para peretas yang mengeksploitasinya. Karena itu pengguna PC memerlukan pembaruan untuk mendapatkan fitur-fitur baru yang paling mutakhir agar komputer tetap aman.
Google mengungkapkan mereka merilis Chrome baru pada 7 Februari nanti, menjadi yang pertama yang tidak mendukung Windows 7 dan Windows 8.1. Versi Chrome berikutnya, Chrome 110 yang akan diluncurkan tersebut, hanya akan bekerja pada Windows 10 dan Windows 11. Hal ini akan membuat Windows 7 dan Windows 8.1 menjadi sangat berbahaya bagi siapa saja yang masih menggunakannya saat ini.
Menurut Statcounter.com, 11,2 persen PC masih menjalankan Windows 7 pada Desember 2022 dan 2,6 persen juga menggunakan Windows 8.1 yang kurang disukai. Keduanya diluncurkan Oktober 2009 dan Oktober 2013 lalu.
Kalau masih ada pengguna PC memasang Windows 7 dan Windows 8.1 maka kemungkinan tidak dapat ditingkatkan ke Windows 10 atau Windows 11. Itu artinya pengguna harus membeli PC baru agar tetap aman.
"Versi Chrome yang lebih lama akan terus berfungsi, tetapi tidak akan ada pembaruan lebih lanjut yang dirilis untuk pengguna pada sistem operasi ini," kata Google dilansir dari thesun.co.uk Selasa (31/1/2023) hari ini. "Jika saat ini Anda menggunakan Windows 7 dan Windows 8/8.1, kami menyarankan Anda untuk beralih ke versi Windows yang didukung untuk memastikan Anda terus menerima pembaruan keamanan dan fitur Chrome terbaru," kata mereka.
Editor: Aspian Nur