Para sejarawan masih diliputi tanda tanya tentang apa yang mungkin ada dibalik tembok kerajaan dan bahkan apakah makam yang ditemukan dimaksudkan untuk Raja Firaun Muda tersebut. Para arkeolog bahkan belum berhasil sepenuhnya memahami ribuan harta karun yang terkubur bersamanya.
"Ini adalah pertama kalinya sebuah makam kerajaan ditemukan hampir utuh dan itu memberi kami wawasan, hampir seperti gelembung waktu ke Mesir Kuno karena ada lebih dari 5.000 benda, beberapa di antaranya untuk pemakaman dan banyak diantaranya juga benda kehidupan sehari-hari, benda-benda yang pernah digunakan Tutankhamun," kata Daniela Rosenow dari Institut Griffith Universitas Oxford, Inggris, dilansir dari thesun.co.uk pagi ini.
Para ahli sendiri sangat ingin tahu tentang keluarga raja yang memerintah hanya satu dekade, yakni dari 1332 hingga 1322 SM tersebut. "Dalam hal itu (untuk mengetahui keberadaan keluarga Firaun), makam itu sedikit mengecewakan banyak ahli Mesir Kuno yang berharap untuk mengetahui lebih banyak tentang periode dia hidup," lanjut Rosenow.
"Masih ada pekerjaan yang harus dilakukan pada objek makam. Masih banyak kelompok objek yang belum dipelajari dengan baik," tegasnya.
Meskipun Firaun memiliki kehidupan mewah yang cocok untuk seorang raja, itu tidak semua tentang emas seperti yang ramai dibicarakan selama ini
Di antara harta yang ditemukan bersamanya di makam adalah kotak makanan, karangan bunga, tekstil, furnitur, dan bahkan peralatan kosmetik.
Para ahli juga membantah klaim makam itu dikutuk, sebuah mitos lama karena beberapa kematian tak lama setelah Tutankhamun alias Firaun ditemukan.
Jurnal Carter yang mendokumentasikan setiap hari dari penggalian yang melelahkan memajang hasil dokumentasinya di Perpustakaan Bodleian Oxford sebagai bagian dari pameran gratis yang berlangsung hingga 5 Februari 2023 mendatang.
Editor: Aspian Nur