Ketiga emoji tersebut masing-masing adalah emoji kotoran yang masuk dalam kategori emoji terburuk untuk dikirim dalam percakapan terutama dengan pujaan hati saat berkencan lewat dunia maya.
Emoji kedua adalah wajah marah sementara yang ketiga adalah emoji terong. Dua emoji itu disarankan untuk tidak digunakan saat berkencan karena bisa membuat si penerima menyalah artikan.
Jika menginginkan kesuksesan dalam hubungan asmara, emoji ciuman, wajah tersenyum dengan hati dan mata hati, adalah emoji yang harus dikirim, berdasarkan survei terhadap 5.000 orang Amerika yang dilakukan oleh Adobe. “Anda tidak ingin menjalin hubungan dengan seseorang yang tidak dapat berbagi emosinya dengan Anda, kan?” kata Paul D Hunt, pengembang font di Adobe dilansir dari laman Thesun.co.uk Sabtu (17/9/2022) hari ini. "Saya percaya hal yang sama berlaku untuk komunikasi digital. Penggunaan emoji dan mampu berkomunikasi secara emosional secara digital, adalah bagian dari paket kedewasaan emosional yang diharapkan. Jika tidak dapat melakukannya, itu mungkin membuat calon pasangan bertanya-tanya apakah Anda juga kekurangan keterampilan itu dalam kehidupan nyata," jelas Paul lagi.
Temuan mengungkapkan emoji kotoran tidak hanya buruk untuk romansa, itu sebenarnya emoji yang paling tidak disukai secara keseluruhan di AS. Data menunjukkan pengguna emoji wanita (16 persen) secara signifikan lebih cenderung tidak menyukai tumpukan kotoran daripada pengguna pria (10 persen).
Sementara itu, pria secara signifikan lebih cenderung tidak menyukai wajah yang memerah. Di tempat lain, wajah dengan topi koboi, ceri dan wajah terbalik dikatakan sebagai tiga emoji yang paling disalahpahami.
Terlepas dari itu, sebuah kabar menyebutkan kalau nantinya aka nada lebih dari 30 emoji baru yang hadir, diantaranya gelengan kepala dan tos.
Sudah 20 ikon baru disetujui oleh Unicode Consortium, kelompok khusus yang bertanggung jawab atas emoji tersebut. Dengan mempertimbangkan warna kulit yang berbeda, serta gerakan tangan kiri dan kanan, totalnya adalah 31 emoji baru yang siap diluncurkan.
Apple, Samsung, dan perusahaan teknologi lainnya akan membutuhkan waktu untuk memperkenalkan mereka ke sistem mereka. Emoji baru tersebut kemungkinan baru muncul di smartphone tahun depan. Namun, Google tidak menunggu lama, memutuskan untuk segera merilis desainnya.
Editor: Aspian Nur