Fosil tersebut belum teridentifikasi, namun John Calder, ahli geologi dan paleontologi yang langsung melakukan penelitian terhadap penemuan Lisa menduga tualng tengkorak itu adalah sejenis kadal.
Calder mengatakan kepada CBC bahwa penemuan seperti ini datang setiap 50 atau 100 tahun. “Dan ini bisa menjadi satu-satunya fosil yang ada, evolusi amfibi, reptil juga mamalia,” kata Calder dilansir dari laman Dailymail.co.uk Sabtu (3/9/2022) hari ini.
Dinosaurus diperkirakan sudah hidup sekitar 245 juta tahun yang silam dan punah 66 juta tahun yang lalu. Makhluk raksaa yang menjelajahi Bumi sebelumnya sebagian besar adalah hiu, ikan bertulang, artropoda, amfibi, reptil dan sinapsida.
Fosil yang ditemukan Lisa di pantai tersebut berukuran kecil dengan panjang lebih dari dua kaki tetapi masih menyimpan detail luar biasa yang memungkinkan para peneliti untuk menentukan fosil itu hidup jauh sebelum dinosaurus ada. "Ini adalah awal evolusi reptil dari amfibi dan mereka berkembang biar," sebut Calder lagi
Diperlukan penelitian selama satu tahun untuk mengetahui identitas sebenarnya dari tulang yang ditemukan Lisa tersebut.
Sangat sedikit fosil dari sebelum dinosaurus ditemukan, sehingga pada akhirnya, yang ada di pantai bisa menjadi spesies yang sama sekali baru.
Lisa sendiri mengatakan senang dengan penemuan langka ini, karena ini adalah kesempatannya untuk meninggalkan jejak dalam sejarah sains. “Untuk berpikir saya menemukan sesuatu yang mungkin berusia 300 juta tahun, itu luar biasa,' katanya. 'Saya pikir ini akan terjadi satu kali saja dan saya akan melanjutkan jalan-jalan saya, mungkin saya akan menemukan sesuatu yang lain,” paparnya.
Sebelumnya tulang rusuk fosil lengkap ditemukan di Portugal di halaman belakang rumah seseorang tetapi sisa-sisanya jauh lebih besar dan milik dinosaurus.
Setelah mempelajari kerangka itu, para ilmuwan menemukan kalau tulang rusuk itu milik brachiosaurus setinggi 82 kaki yang hidup antara 160 dan 100 juta tahun yang lalu.
Fosil-fosil itu ditemukan pada tahun 2017, tetapi baru pada awal bulan ini ahli paleontologi Portugis dan Spanyol mengumumkan apa yang mereka temukan - dinosaurus sauropoda setinggi sekitar 39 kaki dan panjang 82 kaki.
Elemen kerangka aksial telah ditemukan sejauh ini, termasuk tulang belakang dan tulang rusuk yang menunjukkan itu adalah brachiosaurid. Kelompok Brachiosauridae hidup dari periode geologi Jurassic. Mereka memiliki kaki depan yang lebih panjang daripada kaki belakang yang menghasilkan batang tubuh yang lebih panjang dan tidak seperti ekor yang lebih pendek secara proporsional.
“Tidak biasa menemukan semua tulang rusuk hewan seperti ini, apalagi dalam posisi ini, mempertahankan posisi anatomi aslinya,” ujar Elisabete Malafaia, seorang peneliti dari University of Lisbon. “Mode pelestarian ini relatif tidak umum dalam catatan fosil dinosaurus, khususnya sauropoda, dari Jurassic di Portugal,” tutupnya.
Editor: Aspian Nur