Dilansir dari laman Dailymail.co.uk Kamis (11/8/2022) hari ini, kulit ular bersisik itu kemungkinan dilepaskan oleh ular Boa itu yang sengaja ditinggalkan di tepi sungai. Ular Boa adalah spesies ular tidak berbisa terkenal dan asli dari Amerika Selatan. Ular ini melilit mangsanya dan mematahkan tulang-tulang korbannya sampai mati sebelum menelannya utuh.
Dalam postingannya di Instagram @jasonmudlark, Sandy memasang beberapa foto hasil temuannya tersebut. “'Ya, saya melihat kulit ular besar ini di tepi pantai. Saya tidak bisa mempercayai penghilatan saya. Seekor ular yang sangat besar berganti kulit dan ular itu terbawa arus. Saya merasa seperti sedang bermain lumpur di sepanjang Sungai Amazon di Amerika Selatan, bukan di Sungai Thames. Saya memang melihat ke belakang untuk memastikan ular itu tidak mengintai saya,” papar Jason dalam unggahannya itu. “Saya harap kulit ular ini bukan bukti lebih banyak ular yang hidup di sepanjang Sungai Thames,” imbuhnya
Sandy tak membawa pulang kulit ular itu yang ditinggalkan “pemiliknya”, membiarkannya tetap di tepi sungai karena baunya yang busuk. Jason menjelaskan kulit ular itu panjangnya sekitar lima kaki dan ditemukan di sisi utara Sungai Thames dekat Jembatan Hammersmith.
Meskipun asli Amerika Selatan, ular Boa sering dipelihara dan dibesarkan di penangkaran dan dipelihara sebagai hewan peliharaan oleh sebagian orang di dunia termasuk di Inggris. “Spesies ini menjadi hewan peliharaan eksotis yang hebat, namun kandang besar diperlukan untuk memeliharanya saat dewasa,” kata Exotic Pets UK.
Ular Boa juga ditemukan di alam liar di tanah Inggris. Tahun 2020, seekor ular Boa sepanjang lima kaki ditemukan di dekat Jembatan Barnes di Chiswick, tidak jauh dari tempat Sandy melakukan mudlaring beberapa hari lalu. Ular itu merayap di semak-semak di sepanjang Sungai Thames sebelum ditangkap oleh Royal Society for the Prevention of Cruelty to Animals (RSPCA), organisasi amal untuk hewan di Inggris.
Anggota RSPCA Jade Guthrie yang menyelamatkan reptil itu dari tepi sungai mengatakan, ular itu kemungkinan ditinggalkan pemiliknya dan bukan reptil liar.
Ular Boa dianggap satu dari beberapa spesies ular terbesar di dunia dan dapat mencapai panjang hingga 13 kaki. Ular jenis ini tidak berbisa dan memiliki kepala berbentuk panah. Ular ini memiliki pola khas pada tubuh mereka, kadang-kadang dengan garis bergerigi, oval, berlian dan lingkaran, mencapai kematangan seksual pada usia sekitar tiga hingga empat tahun dan dapat hidup hingga 30 tahun di penangkaran.
Editor: Aspian Nur