"Keluar dari obrolan grup tanpa memberi tahu semua orang, kontrol siapa yang dapat melihat saat online dan cegah tangkapan layar pada pesan lihat sekali, itu beberapa diantaranya. Kami akan terus membangun cara baru untuk melindungi pesan dan menjaganya tetap pribadi dan aman seperti percakapan tatap muka," ungkap Zuckerberg.
Untuk kemampuan meninggalkan grup secara diam-diam, pemberitahuan biasa tidak akan muncul meskipun admin grup akan tetap mendapat informasi. Fitur ini diluncurkan ke semua pengguna secara global bulan ini.
Yang kedua adalah "mode siluman" WhatsApp yang memungkinkan pengguna memilih siapa yang dapat melihat dirinya sedang online. “Melihat saat teman atau keluarga sedang online membantu kita merasa terhubung satu sama lain,” kata WhatsApp. "Tapi kita semua pernah mengalami saat-saat ketika ingin memeriksa WhatsApp secara pribadi. Untuk momen saat ingin merahasiakan kehadiran online, kami memperkenalkan kemampuan untuk memilih siapa yang dapat dan tidak dapat melihatnya. Fitur ini juga akan diluncurkan mulai bulan ini,” jelas Zuckerberg.
Dan yang ketiga adalah pemblokiran tangkapan layar untuk pesan lihat sekali. Itu berarti WhatsApp akan menghentikan orang dari mengambil tangkapan layar untuk teks yang tidak seharusnya terkirim dalam upaya untuk meningkatkan privasi dimana seseorang dapat menggunakan perangkat kedua untuk mengambil foto pesan tersebut.
"Tidak ada layanan perpesanan global lain pada skala ini yang memberikan tingkat keamanan untuk pesan, media, pesan suara, panggilan video dan cadangan obrolan penggunanya," kata Ami Vora, Head of Product WhatsApp.
"Selama bertahun-tahun, kami telah menambahkan lapisan perlindungan yang saling terkait untuk membantu menjaga percakapan tetap aman. Dan fitur-fitur baru ini adalah cara kami terus memenuhi komitmen kami untuk menjaga kerahasiaan pesan. Kami percaya WhatsApp adalah tempat paling aman untuk melakukan percakapan pribadi,” sebut Ami.
Editor: Aspian Nur