Satu dari beberapa virus itu yaitu Joker, memungkinkan penjahat media social untuk mencuri informasi sensitif dari smartphone, menyalin pesan teks, menduplikasi daftar panggilan dan bahkan mendaftarkan pengguna ke langganan bulanan yang mahal untuk menguras rekening bank mereka.
Sementara virus Facestealer bahkan melapisi aplikasi dengan formulir login palsu untuk mencuri detail Facebook dan menggunakannya untuk nick identitas pengguna.
Untuk malware Coper, perangkat berbahaya itu dapat mencuri pesan teks pengguna dan kemudian mengirim virus ke kontak pemiliknya. Saat ini lusinan aplikasi itu sudah dihapus dari Play Store, yang berarti tidak lagi tersedia untuk diunduh.
Namun, jika pengguna menginstal beberapa aplikasi baru di perangkat, masih ada kemungkinan kembali muncul karena virus ini bersembunyi di dalam beberapa aplikasi.
Pakar keamanan memperingatkan pengguna Android untuk menghapus instalan beberapa aplikasi antara lain Vanilla Snap Camera, (Kamera Snap Vanila), Simple Note Scanner (Pemindai Catatan Sederhana), Universal PDF Scanner (Pemindai PDF Universal), Funny Keyboard (Keyboard Lucu), Enjoy Message (Nikmati Pesan) dan Unicc QR Scanner (Pemindai QR Unicc) karena mengandung virus di dalamnya.
"Jika anda menjadi korban aplikasi berbahaya dari Play Store, segera beri tahu Google tentang hal itu melalui opsi dukungan di aplikasi Play Store Anda,” kata pakar keamanan di ZScaler dilansir dari laman Dailystar.co.uk Selasa (26/7/2022) hari ini.
"Penting bagi kami untuk bekerja sama untuk mengidentifikasi, menandai dan menghapus aplikasi berbahaya dari toko aplikasi pilihan kami sesegera mungkin untuk membatasi penyebaran malware dan menghambat ancaman," tegasnya.
Jika ingin menginstal aplikasi baru dari Play Store, ada baiknya melakukan pencarian Google cepat dari nama aplikasi untuk memeriksa ulang itu bukan sesuatu yang berbahaya.
Editor: Aspian Nur