Namun mereka yang lahir tahun 1960 hingga 1990 terutama suka nongkrong di depan televisi, film Jetsons jadi hiburan tersendiri karena mengisahkan tentang sebuah keluarga yang harmonis dengan lika-liku kehidupannya.
Dalam satu adegan, ada momen dimana keluarga Jetsons mengendarai mobil yang bisa terbang karena film kartun itu memang mengadopsi kisah ke masa depan.
Siapa sangka, setelah puluhan decade, kini mobil terbang itu bisa terwujud di dunia nyata dan dinamai hampir sama dengan film kartun tersebut, Jetson One. Bedanya, kalau di film kartun Jetsons mobil terbang mirip pesawat helicopter mini itu bisa menampung sekitar lima orang, untuk yang diciptakan di dunia nyata hanya bisa dinaiki satu orang.
Jetson One bisa dikendarai dengan kecepatan hingga 63mph dengan jangkauan sekitar 20 mil dan si pembuatnya mengklaim siapa saja dapat membeli dan mengoperasikannya mobil terbang ini yang dijual dengan harga $92.000 atau setara dengan Rp1,349 miliar.
Pesawat yang digerakan dengan system all electric vertical take-off and landing (eVTOL) ini diluncurkan pada Oktober 2021 tahun lalu dan terbukti sangat populer sehingga langsung terjual habis untuk pengiriman akhir tahun ini karena sudah banyak yang memesannya.
Minggu ini, Jetson, perusahaan Swedia-Polandia yang memproduksinya, mengungkapkan rekaman video terbaru yang menunjukkan seorang pilot menavigasi mobil terbang mereka.
“Di Jetson kami bekerja keras sehingga Anda dapat mengalami bentuk paling murni dari penerbangan itu sendiri,” kata mereka dalam klip terbaru yang diposting di YouTube dilansir dari laman Dailymail.co.uk Minggu (22/5/2022) hari ini.
Dalam video tersebut, seorang pilot terlihat dengan keahliannya menavigasi mobil terbang itu di atas ladang dan pepohonan. Jetson juga menunjukkan kendaraan itu juga dapat diterbangkan di atas air.
“Pertama kali saya menerbangkannya, rasanya luar biasa - benar-benar bebas getaran sehingga tidak seperti helikopter atau pesawat terbang,” ujar Peter Ternström, pendesain Jetson.
“Ini benar-benar baru dan euforia. Kami membuka dimensi lain untuk semua orang.. Kami memiliki visi yang jauh melampaui Jetson One - kami ingin membuat mobil terbang dua tempat duduk dalam empat tahun mendatang,” ungkapnya.
“Pada akhir dekade, kami ingin mobil terbang empat tempat duduk di pasar, yang dapat menggantikan mobil keluarga biasa dan semua orang akan menginginkannya. Kami ingin menjadikan kota tempat yang lebih baik untuk ditinggali dan transportasi massal perlu berubah untuk melakukan itu dimana semua kendaraan ada di udara,” tegasnTernstrom.
“Orang-orang berpikir ini gila, tapi kami yakin semua orang bisa menjadi pilot pada akhir dekade ini. Evolusi terjadi dengan cepat,” sebutnya.
Ternström dan pendiri lainnya yaitu Tomasz Patan mendirikan Jetson pada tahun 2017 setelah pertama kali memikirkan konsep tersebut beberapa tahun sebelumnya.
Tahun berikutnya mereka mulai menerapkan fitur keselamatan untuk memastikan penerbangan aman, termasuk sensor, motor cadangan dan pembatas kecepatan.
Mobil terbang ini tidak memerlukan landasan untuk lepas landas atau mendarat karena bisa terbang dan mendarat dimana saja dengan baik.
Rilis pertama model Jetson One dijual langsung setelah peluncuran resmi kendaraan pada Oktober 2021, jadi sekarang perusahaan menerima pesanan untuk pengiriman di tahun 2023 mendatang.
“Saya mendapat permintaan untuk membeli satu unit setiap 15 menit. Orang-orang ingin menjadi bagian dari cerita masa depan. Bayangkan menjadi satu dari beberapa ratus orang pertama di dunia yang memilikinya. Bayangkan anda bisa muncul di mana saja mengendarai mobil terbang ini,” paparnya.
Jetson One memiliki berat 190lbs (86kg) dan dapat terbang selama 20 menit setiap kali dengan waktu pengisian baterai hingga dua jam.
Mobil terbang ini dikendalikan dengan tuas joystick dan throttle dan dapat mencapai kecepatan hingga 63mph.
Kendaraan tersebut masih tunduk pada pembatasan terbang yang berbeda-beda di setiap negara, yang berarti saat ini tidak dapat diterbangkan di kota-kota. Tetapi para pendiri percaya ini akan berubah ketika orang membuka pikiran mereka untuk bepergian dengan penerbangan, bukan jalan darat.
Ternström mengatakan dia dan Patan berharap untuk melihat 15 persen dari semua transportasi beroda dipindahkan ke udara pada tahun 2035 dan 50 persen pada tahun 2050.
“Ke depan, kami ingin menjadikan kota-kota besar tempat yang lebih baik untuk ditinggali. Untuk anak-anak, kota bisa lebih hijau - tidak akan ada ruang yang dibutuhkan untuk banyak tempat parkir dan jalan karena semuanya berada di udara,”harapnya.
Langkah selanjutnya dalam visi Ternström dan Patan adalah menciptakan mobil terbang dua tempat duduk dengan sedikit ruang bagasi pada tahun 2026.
“Model kami akan menjadi hal paling keren yang dapat dimiliki, semua orang akan menginginkannya. Orang-orang berpikir itu gila, tapi percayalah, evolusi terjadi dengan cepat. Tujuan kami adalah membuat semua orang menjadi pilot dalam satu decade,” pungkasnya.
Editor: Aspian Nur