Pastikan Dua Langkah Ini Agar WhatsApp Aman
2 menit baca247 kali dibaca

KORANKALTIM.COM - Lebih dari dua miliar orang menggunakan WhatsApp milik Meta, yang menjadikannya target utama bagi peretas, penipu dan penjahat.
Para pengguna bisa jadi menempatkan diri mereka pada risiko yang tidak perlu dengan menggunakan pengaturan yang salah di aplikasi popular dunia tersebut.
Karena itulah pakar dunia maya mengingatkan pengguna untuk memeriksa pengaturan mereka agar tetap aman saat online.
Dilansir dari laman Thesun.co.uk Sabtu (30/4/2022) hari ini, ada dua pakar dunia maya yang telah mengungkapkan cara terbaik untuk tetap aman menggunakan WhatsApp.
Pengaturan paling penting untuk diaktifkan adalah verifikasi dua langkah, menurut Tom Davidson, pakar keamanan dan direktur senior di perusahaan siber Lookout.
"Ini adalah garis pertahanan pertama melawan seseorang yang mencoba mengakses pesan dengan mengonfigurasi nomor telepon di perangkat lain," kata Tom.
"Dengan pengaturan ini diaktifkan, pengguna akan diminta untuk memasukkan PIN sebelum nomor tersebut dapat dikaitkan dengan WhatsApp. Ini memberikan perlindungan ekstra jika seseorang berhasil mendapatkan nama pengguna dan kata sandi pengguna," sebutnya lagi.
Menggunakan verifikasi dua langkah sangat penting untuk memblokir peretas agar tidak mendapatkan akses ke akun pengguna.
Verifikasi pertama yaitu WhatsApp dikemas dengan fitur pintar yang dirancang untuk melindungi privasi yang dapat dibuka lewat Pengaturan di bawah tab Privasi.
"Bagian ini memungkinkan pengguna untuk mengkonfigurasi semua jenis pengaturan terkait privasi, seperti siapa yang dapat melihat profil dan status," tambah Tom.
"Pengguna juga dapat mengonfigurasi kunci layar dan mengaktifkan untuk menonaktifkan tanda terima telah dibaca," sebutnya.
Langkah kedua, kalau pengguna memutakhirkan ponsel secara teratur, maka pengguna harus lebih berhati-hati, menurut pakar dunia maya Brian Higgins.
"Perlu diingat jika Anda menginstal WhatsApp di perangkat baru, Privasi akan diatur ulang ke pengaturan pabrik," kata Brian, spesialis keamanan di Comparitech.
"Pengguna harus memeriksa dan memperbarui pengaturan Privasi secara teratur dan membersihkan daftar kontak setiap beberapa bulan. Singkirkan yang sudah lama tidak digunakan atau tidak dikenali," paparnya.
Ada beberapa kiat keamanan utama lainnya yang dapat dimanfaatkan.
Yang pertama adalah memastikan pengguna selalu memperbarui ponsel dan aplikasi dengan tambalan perangkat lunak terbaru.
Pembaruan ini sering kali menyertakan perbaikan keamanan penting yang menghilangkan bug yang digunakan oleh peretas untuk menyerang perangkat telepon pengguna.
Pengguna juga harus waspada terhadap siapa pun yang meminta informasi pribadi (seperti detail kartu kredit atau kode login), meskipun teks tersebut tampaknya berasal dari seorang teman.
Jika peretas mendapatkan akses ke akun WhatsApp, pengguna dapat mengusirnya dengan masuk kembali.
Editor: Aspian Nur










