Perekaman panggilan pada sebagian besar negara memang diperbolehkan, tetapi dibeberapa negara lain setiap orang yang terlibat dalam percakapan harus diberi tahu dan memberikan persetujuan kalau ingin merekam, seperti yang dilakukan di California dan Jerman.
Di Inggris Raya, merekam panggilan tanpa memberi tahu seseorang bukanlah tindakan ilegal, asalkan untuk digunakan secara pribadi.
Tapi jika rekaman itu dijual ke pihak ketiga atau merilisnya ke publik tanpa persetujuan dari orang yang suaranya direkam maka sudah masuk dalam ranah hukum.
Di Amerika Serikat, merekam panggilan masuk peraturannya lebih rumit karena undang-undang yang diberlakukan berbeda di setiap negara bagian. Di Arizona, misalnya, seseorang dapat merekam panggilan jika memiliki akun telepon dan merupakan pembayar tagihan.
Terlepas dari itu, memang ada kekhawatiran aplikasi ini dapat melanggar privasi dan keamanan, hal mana yang membuat Google telah memutuskan untuk memblokirnya untuk selamanya.
Ini bukan pertama kalinya aplikasi perekaman panggilan dilarang. Sebelumnya, Google memblokir bagian yang dibutuhkan oleh pengembang untuk membuat rekaman tetapi mereka menemukan cara untuk mengatasinya.
Rencananya pemblokiran terhadap perekam suara itu akan dilakukan pekan kedua Mei bulan depan.
Hanya saja rencana itu bakal meninggalkan sedikit kendala karena masih ada aplikasi lain yang bisa digunakan untuk merekam panggilan suara. Jika ponsel dilengkapi dengan opsi perekaman panggilan bawaan, aplikasi itu diizinkan untuk tetap digunakan.
Ini berarti perangkat yang dibuat oleh Google Pixel dan Xiaomi untuk perekam suara tetap tersedia.
Namun kalau banyak yang bertanya kenapa Google melarangnya, sementara mengizinkan fitur tersebut di smartphone-nya sendiri, ada alasannya.
Pengguna diberi tahu panggilan direkam sebelum dimulai di Pixel, sehingga lebih terdengar legal. "Jika aplikasi adalah dialer default ditelepon dan juga sudah dimuat sebelumnya, kemampuan aksesibilitas tidak diperlukan untuk mendapatkan akses ke aliran audio yang masuk, karenanya tidak akan melanggar," Google mengumumkan hal tersebut dilansir dari laman Thesun.co.uk Senin (25/4/2022) hari ini.
Editor: Aspian Nur