Kini setelah 170 tahun, rangka tulang hewan itu ditemukan di Isle of Skye, sebuah pulau besar di Skotlandia.
Fosilnya ditemukan di pantai terpencil oleh Amelia Penny, mahasiswa di Universitas Edinburgh.
Tim yang menemukan fosil itu harus berpacu dengan waktu untuk menggali kerangka sebelum air pasang menghanyutkannya.
Spesies baru ini diberi nama Gaelik Dearc sgiathanach yang diterjemahkan sebagai reptil bersayap.
Profesor Steve Brusatte dari sekolah geosains universitas Skotlandia menyebutkan fosil itu murni dan terpelihara dengan rapi dan mengatakan melihat sekawanan mereka seperti hewan yang ada di film horor Alfred Hitchcock.
"Saat hidup, mereka menjadi pemandangan yang mengerikan, berada di langit kemudian menukik ke bawah untuk menangkap dan memakan mangsa," kata Brusatte dilansir dari laman Thesun.co.uk Rabu (23/2/2022) hari ini.
Prof Brusatte bercerita kalau saat menggali fosil hewan itu tugas mereka hampir digagalkan pasangan tua yang bermaksud baik. “Mereka mengira kami adalah pemburu fosil illegal. Kami harus meyakinkan mereka kami sah dan sangat dibutuhkan untuk terus bekerja. Itu momen lucu dan menggelikan yang kami temui saat melakukan penggalian," ungkapnya.
Natalia Jagielska, mahasiswa yang juga ikut dalam peneliti mengatakan, binatang itu memiliki 24 gigi yang akan dicabut dan tumbuh kembali agar tetap tajam.
Fosil itu dapat dilihat public sejak kemarin di Museum Nasional Skotlandia di Edinburgh.
Editor: Aspian Nur