Annie yang memiliki spesialisasi medis mencakup dua subspesialisasi kebidanan dan ginekologi obstetrics and gynecology alias obstetri dan ginekologi (OBGYN) menyampaikan hal ini terkait dengan pertanyaan yang biasa diajukan pasien kepadanya.
Dalam sebuah videonya, Annie mengungkapkan memakai pembalut terlalu sering saat tidak menstruasi atau haid dapat menyebabkan dermatitis kontak, ruam merah dan gatal yang disebabkan oleh iritasi akibat pemakaian pembalut kecil tersebut di organ intim wanita.
Annie banyak menerima keluhan kalau para wanita mengalami iritasi di bagian vagina, tetapi dia mengatakan itu bukan infeksi. “Kalau terlihat garis tegas di sekitar vulva (bagian luar dari alat kelamin wanita) itu tanda anda terlalu banyak memakai panty liner. Saya sarankan saat merasa keputihan, ganti pakaian dalam tapi jangan pakai liner karena kulit vulvamu tidak menyukainya," kata Annie di videonya tersebut dilansir dari laman Dailymirror Kamis (30/12/2021) hari ini.
Video Annie sudah dilihat 11,3 juta orang dengan banyak yang merasa terkejut dengan sarannya itu.
Sejak diposting, video tersebut telah mengumpulkan lebih dari 470 ribu suka dan 5.000 komentar, banyak dari orang-orang yang tidak tahu begitu banyak orang yang sering memakai pembalut.
"Terkejut dengan jumlah wanita yang memakai liner setiap hari!!! Itu gila. Cukup bersihkan dengan kertas toilet ketika itu terjadi," ujar netizen setelah menonton video itu dan memberikan komentarnya.
Yang lain menulis: "Saya memakainya setiap hari dan tidak ada masalah. Itu tidak 'sedih' atau aneh, itu hanya membuat saya merasa lebih nyaman. Saya rasa itu tergantung kondisi masing-masing,"
"Orang-orang benar-benar memakai panty liner setiap hari? Seperti yang biasa saya pakai sehari sebelum atau sesudah menstruasi," tulis yang lain.
Editor: Aspian Nur