Sejak pertengahan September 2021 sebenarnya tercatat saham Facebook sudah mengalami penurunan sekitar 15 persen.
Lenyapnya uang sebesar itu dari Mark membuat posisinya sebagai satu dari beberapa orang terkaya di dunia juga turun. Kini Marck ada di peringkat 5 dunia, satu strip di bawah pendiri Microsoft, Bill Gates.
Menurut Bloomberg Billionaires Index, kekayaan Zuckerberg turun hampir 140 miliar dollar AS hanya dalam hitungan minggu.
Diketahui Wall Street Journal (WSJ) mulai menerbitkan serangkaian cerita berdasarkan cache dokumen internal Facebook.
WSJ mengungkapkan Facebook tahu tentang berbagai masalah dengan produknya, seperti bahaya Instagram terhadap kesehatan mental namun tak mengungkapkan secara terbuka. Laporan tersebut telah menarik perhatian pejabat pemerintah
Facebook memberikan tanggapan. Mereka menekankan masalah yang dihadapi produknya, termasuk polarisasi politik yang lebih utama, tidak sekadar masalah teknologi.
“Saya pikir itu memberi orang kenyamanan untuk berasumsi harus ada penjelasan teknologi atau teknis untuk masalah polarisasi politik di Amerika Serikat,” ujar wakil presiden urusan global Facebook, Nick Clegg.
Editor: Aspian Nur