Seperti dikutip dari viva.co.id, selain pesan mengerikan, pengguna juga harus waspada jika menerima kontak atau vcards dalam jumlah yang banyak. Setiap kontak memiliki nama sangat panjang yang juga berisi kode pengrusakan. Beberapa kasus malah membuat vcard berisi Payload.
Nama yang dipakai biasanya menggunakan beberapa istilah, seperti Travar, Binario, Contact bomb, TravaZap atau Crasher. "Pesan mengerikan ini sangat berbahaya bagi pengguna WhatsApp. Anda akan menerima pesan yang berisi karakter aneh dari sebuah kontak. Jika dibaca, maka pesan ini tidak akan masuk akal," ungkap WhatsApp.
Kabarnya fenomena ini berasal dan banyak dialami pengguna dari Brasil. Namun untuk para pengguna WhatsApp jangan terlalu khawatir. Sebab sudah ada solusi untuk menyelamatkan akun WhatsApp dari serangan pesan mengerikan ini. Jika kalian menerima pesan mengerikan, langsung blokir kontak tersebut lewat WhatsApp Web.
Lalu ubah pengaturan privasi grup menjadi 'My Contacts' atau 'My Contacts except...'. Segera hapus pesan yang berisi kode crash tersebut lewat WhatsApp Web jika masih bisa. Jika WhatsApp Web tidak bisa menjangkau perangkat kalian karena aplikasi sudah keburu crash duluan atau kalian belum mengaktifkan sesi WhatsApp Web, maka tidak ada cara lain selain menginstal ulang WhatsApp dan kehilangan histori chat kalian.
Karena alasan tersebut, sangat disarankan untuk mencadangkan histori chat WhatsApp setidaknya setiap seminggu sekali jika kalian tidak ingin historinya terhapus. Sebaiknya mulai dari sekarang lakukan backup history percakapan di WhatsApp. Jadi jika suatu saat ada masalah atau pesan menakutkan itu menghampiri, Anda tak perlu takut untuk kehilangan seluruh riwayat chat di platform pesan itu. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di viva.co.id hari Selasa 8 September 2020 dengan judul Hati-hati, Pesan Ini Langsung Bikin WhatsApp Crash