Pakai Teknologi Nuklir, Panen Padi Lebih Cepat Beras Lebih Pulen
1 menit baca1.687 kali dibaca

KORANKALTIM.COM - Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) lewat program Agro Techno Park (ATP) berhasil mengembangkan dua varietas unggul yang bernama Rojolele Srinar dan Srinuk dari padi lokal Rojolele dengan teknologi nuklir di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Deputi Kepala Batan Bidang Sains dan Aplikasi Teknologi Nuklir Efrizon Umar mengatakan pemuliaan tanaman menggunakan teknologi nuklir itu juga berhasil membuat usia panen lebih cepat dan hasilkan beras yang lebih pulen. "Varietas ini memiliki umur panen lebih pendek yakni dari awalnya 165 hari menjadi 110 hari. Pengembangan padi dengan teknologi nuklir itu memiliki rasa pulen dan wangi," kata Efrizon seperti diwartakan CNNIndonesia.com.










