Kepastian
itu diungkap Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam konferensi pers di
Jakarta siang ini. "Tentu kami mengucapkan terima kasih kepada kinerja
coach STY selama ini, hubungan saya sangat baik, dan kita lakukan yang
terbaik untuk program-program yang dikehendaki," ujar Erick melansir
dari laman resmi PSSI.
"Dinamika dari timnas perlu menjadi
perhatian khusus dan dievaluasi. Kami melihat perlunya ada pimpinan yang
bisa lebih menerapkan strategi yang tentu disepakati oleh para pemain,
komunikasi yang baik dan implementasi yang lebih baik," papar Erick.
Shin
Tae-yong sudah mendapat pemberitahuan dari PSSI, melalui Ketua BTN
Sumardji terkait pemecatannya. "Pak Sumardji sudah bertemu coach STY
tadi pagi, sudah terima surat menyuratnya, nanti tentunya ada proses
berikutnya mengenai hubungan yang sudah berakhir dan saya ucapkan terima
kasih," ucap Erick.
Shin Tae-yong sebenarnya masih memiliki
kontrak dengan PSSI hingga 2027 dan memiliki satu target penting yaitu
meloloskan timnas senior ke Piala Dunia 2026 dimana skuat Garuda berada
di posisi ketiga klasemen Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia
2026 dengan mengalahkan Arab Saudi 2-0 November 2024 lalu.
Terkait adanya tekanan dari banyak pihak dibalik pemecatan Shin Tae-yong, Erick menegaskan hal itu tidak akan pernah ada.
“Tidak ada tekanan dan saya tidak takut dengan tekanan karena ini semua
untuk kemajuan sepakbola Indonesia, harus kerja keras dan Insha Allah
hasilnya baik,” kata Erick.
Editor: Aspian Nur