Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Kepedulian terhadap korban kebakaran di Jalan AM Alimudin, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, ditunjukkan Info Taruna Samarinda Command Center 112 bersama perwakilan relawan Samarinda.
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Kepedulian terhadap korban kebakaran di Jalan AM Alimudin, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, ditunjukkan Info Taruna Samarinda Command Center 112 bersama perwakilan relawan Samarinda.
Mereka menyalurkan bantuan berupa sembako, pakaian baru dan air mineral pada Senin (12/10/2026), sepekan setelah kebakaran terjadi pada Senin (5/10/2026).
Ketua Info Taruna Samarinda Joko Iswanto yang akrab disapa Jokis mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas untuk membantu warga menghadapi masa sulit setelah musibah.
“Bagi kami, kepedulian tidak berhenti ketika api sudah padam. Setelah kebakaran, warga masih harus memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menata kembali kehidupan mereka. Kami berharap bantuan sembako, pakaian baru, dan air mineral ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” ujar Jokis pada Senin (12/10/2026).
Menurutnya, kehadiran relawan tidak hanya dibutuhkan saat bencana terjadi, tetapi juga setelah situasi mulai terkendali. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat memberikan semangat bagi korban untuk bangkit kembali.
Bantuan yang diserahkan tersebut menjadi wujud kebersamaan antar relawan dalam merespons musibah yang menimpa masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar, kegiatan itu juga membawa pesan bahwa warga terdampak tidak menghadapi masa pemulihan sendirian.
Ia menilai kolaborasi antarkomunitas menjadi kekuatan penting dalam membangun kepedulian sosial, terutama ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat.
“Bantuan yang kami berikan mungkin tidak dapat mengganti seluruh kerugian korban. Namun, kami ingin menunjukkan bahwa masih banyak orang yang peduli dan siap membantu. Harapannya, bantuan ini bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi warga untuk melewati masa pemulihan,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan tidak menunggu mampu memberikan bantuan besar untuk membantu sesama.
“Musibah bisa menimpa siapa saja. Selama kita masih bisa membantu, mari lakukan sesuai kemampuan. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan dengan tulus, akan berarti bagi mereka yang sedang membutuhkan,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Mereka menyalurkan bantuan berupa sembako, pakaian baru dan air mineral pada Senin (12/10/2026), sepekan setelah kebakaran terjadi pada Senin (5/10/2026).
Ketua Info Taruna Samarinda Joko Iswanto yang akrab disapa Jokis mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas untuk membantu warga menghadapi masa sulit setelah musibah.
“Bagi kami, kepedulian tidak berhenti ketika api sudah padam. Setelah kebakaran, warga masih harus memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menata kembali kehidupan mereka. Kami berharap bantuan sembako, pakaian baru, dan air mineral ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” ujar Jokis pada Senin (12/10/2026).
Menurutnya, kehadiran relawan tidak hanya dibutuhkan saat bencana terjadi, tetapi juga setelah situasi mulai terkendali. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat memberikan semangat bagi korban untuk bangkit kembali.

Bantuan yang diserahkan tersebut menjadi wujud kebersamaan antar relawan dalam merespons musibah yang menimpa masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar, kegiatan itu juga membawa pesan bahwa warga terdampak tidak menghadapi masa pemulihan sendirian.
Ia menilai kolaborasi antarkomunitas menjadi kekuatan penting dalam membangun kepedulian sosial, terutama ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat.
“Bantuan yang kami berikan mungkin tidak dapat mengganti seluruh kerugian korban. Namun, kami ingin menunjukkan bahwa masih banyak orang yang peduli dan siap membantu. Harapannya, bantuan ini bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi warga untuk melewati masa pemulihan,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan tidak menunggu mampu memberikan bantuan besar untuk membantu sesama.
“Musibah bisa menimpa siapa saja. Selama kita masih bisa membantu, mari lakukan sesuai kemampuan. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan dengan tulus, akan berarti bagi mereka yang sedang membutuhkan,” pungkasnya.
Editor: Erwin








Pusat gempa berada di laut 121 km BaratDaya Lumajang, Jawa Timur
12 Okt 2026, 18:58:07 WIB • Kedalaman 21 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG