Penulis: Yieli Desvin
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) menyelenggarakan Workshop Penulisan Kreatif di Temindung Creative Hub, Samarinda, pada 7-8 Oktober 2026.
Penulis: Yieli Desvin
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) menyelenggarakan Workshop Penulisan Kreatif di Temindung Creative Hub, Samarinda, pada 7-8 Oktober 2026.
Kegiatan yang diikuti 30 peserta ini bertujuan untuk menggali potensi penulis lokal sekaligus memperkuat promosi potensi wisata, ekonomi kreatif, serta sejarah daerah Benua Etam melalui pendekatan storytelling.
Kepala Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Dispar Kaltim Dahlia menjelaskan, kegiatan sengaja dirancang terbuka untuk berbagai latar belakang masyarakat berusia minimal 17 tahun, tanpa membatasi gender maupun profesi.
“Kami ingin merangkul seluruh kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, ASN, hingga ibu rumah tangga. Fokus utamanya membekali peserta dalam mengemas narasi sejarah dan budaya Kaltim, dengan perhatian khusus pada ketepatan penggunaan kosakata agar tidak memicu salah persepsi,” ungkap Dahlia, Kamis (8/10/2026).
Hal senada diungkapkan Bidang Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dispar, Erny. Ia menekankan, di Kaltim memiliki potensi objek wisata, budaya dan produk kreatif yang sangat melimpah.
Melalui pelatihan tersebut, pihaknya ingin memfasilitasi masyarakat yang memiliki hobi menulis agar karyanya bisa dikembangkan secara profesional dan bernilai komersial.
“Lewat workshop dua hari ini, peserta dibimbing oleh para ahli agar paham cara menulis yang baik, bersikap otentik sesuai karakter diri sendiri, serta mampu mengolah ide dari hal-hal kecil di sekitar mereka menjadi sebuah tulisan menarik tentang pariwisata daerah,” jelasnya.
Selama pelatihan, para peserta mendapat pendampingan dari tiga narasumber berbeda, salah satunya sejarawan dan penulis, Muhammad Sarip. Dalam sesi materinya, ia menyoroti pentingnya penyesuaian gaya penulisan sejarah di tengah maraknya era media sosial dan tren video singkat agar lebih pop dan kasual.
Tidak berhenti pada sesi teori dan latihan di dalam kelas, para narasumber juga memberikan dukungan pendampingan berlanjut bagi karya peserta.
“Artikel berbasis sejarah dan wisata lokal yang ditulis peserta akan kami bantu proses penyuntingannya (editing) untuk selanjutnya dikirim dan dipublikasikan ke platform. Langkah ini tidak hanya memberikan portofolio nyata bagi peserta, tetapi juga membantu menyebarluaskan wawasan sejarah Kaltim kepada masyarakat,” jelasnya Sarip.
Melalui Workshop Penulisan Kreatif, Dispar Kaltim berharap para peserta terus mengasah kemampuannya sehingga lahir talenta-talenta penulis baru yang mampu mempromosikan kekayaan budaya dan destinasi wisata Benua Etam secara berkelanjutan.
Editor: Erwin






474 kali dibaca
Pusat gempa berada di darat 40 km Barat Parigi Moutong
08 Okt 2026, 16:21:53 WIB • Kedalaman 13 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG