Penulis: Rahmat Surya
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kaltim terus berupaya meningkatkan komoditas kambing dan domba karena dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan di Benua Etam.
Penulis: Rahmat Surya
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kaltim terus berupaya meningkatkan komoditas kambing dan domba karena dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan di Benua Etam.
Selain menjadi alternatif konsumsi daging, permintaan terhadap kedua jenis hewan ternak tersebut terus mengalami peningkatan.
Kepala DPKH Kaltim, Arief Murdiyatno, menyampaikan bahwa kebutuhan kambing dan domba di Kaltim terus tumbuh seiring meningkatnya permintaan masyarakat.
Menurutnya, konsumsi kambing dan domba tidak hanya berasal dari pasar tradisional. Kebutuhan juga muncul untuk berbagai keperluan masyarakat, seperti akikah, pesta pernikahan hingga kebutuhan hotel, restoran dan katering.
“Ini merupakan salah satu daging alternatif selain daging sapi dan unggas. Segmen konsumennya juga cukup luas dan nilai ekonominya cukup baik untuk dikembangkan,” ujar Arief, Rabu (7/10/2026).
Melihat peluang tersebut, pengembangan peternakan kambing dan domba di Kaltim kata dia, perlu dilakukan secara lebih serius. Terutama untuk meningkatkan kemampuan produksi peternak lokal dalam memenuhi kebutuhan pasar.
Pasalnya, kebutuhan kambing dan domba di Kaltim saat ini masih banyak bergantung pada pasokan dari luar daerah.
“Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi peternak lokal untuk meningkatkan produksi,” ucapnya.
Arief menyebut penguatan sektor hulu juga turut menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian. Perbaikan pola budidaya, ketersediaan pakan serta tata kelola peternakan dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas.
“Bagaimana produksi lokal bisa mengambil peran untuk mengurangi ketergantungan kita terhadap komoditas kambing dan domba dari luar daerah,” tutupnya.
Editor: Erwin






464 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 9 km Selatan Kodi, Sumba Barat Daya
07 Okt 2026, 14:28:20 WIB • Kedalaman 19 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG