Ketua RT 04 Sukarti mengatakan, kebakaran diketahui setelah dirinya melihat kepulan asap dari arah bangsal. Saat mendatangi lokasi, api sudah membesar dan melahap bangunan tersebut.
“Saya lihat sudah ada kepulan dari sebelah situ, rumah yang habis itu. Saat saya datang api sudah menyala-nyala,” ujar Sukarti kepada Korankaltim.com di lokasi kebakaran
Bangsal yang terbakar terdiri dari dua pintu dan ada sekitar enam jiwa yang menempati. Beruntung, seluruh penghuni disebut berhasil keluar sebelum api semakin membesar ditengah cuaca panas terik.
“Yang dua pintu itu ada enam jiwa. Kayaknya sudah keluar semua, terus pemadam datang,” katanya.
Tidak ada laporan mengenai suara ledakan saat kebakaran terjadi dan belum mengetahui secara pasti penyebab api muncul dari bangunan tersebut.
Terpisah nara hubung Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda Hery Suhendra menyebut mereka menerima laporan kebakaran itu jam sebelas siang dan langsung mengerahkan unit dari Posko 3 serta bantuan Posko 10 dan Posko 4 menuju lokasi. Namun, proses pemadaman menghadapi kendala karena akses gang cukup sempit untuk dilalui mobil tangki berukuran besar.
“Memang akses gang yang sempit menjadi kendala. Mobil tangki agak sulit masuk, sehingga kami meminta bantuan relawan dan mobil tangki berukuran kecil,” jelas Hery.
Berdasarkan pendataan sementara, terdapat dua bangunan yang terbakar, yakni satu rumah tunggal dan satu bangsal dua pintu. Sementara dua bangunan lainnya terdampak pada bagian dapur dan sisi samping. “Total ada empat bangunan, dua terbakar dan dua terdampak,” katanya.
Proses pemadaman berlangsung sekitar 35 menit sementara penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan dan masih dalam penyelidikan.
Editor: Aspian Nur