Keterbatasan anggaran ditegaskan Rudy tidak boleh menjadi alasan menurunnya prestasi olahraga. Pemprov Kaltimtetap akan mendukung program pembinaan atlet sepanjang memiliki arah yang jelas, target yang terukur, dan berorientasi pada prestasi.
“Kami akan terus memberikan dukungan sesuai kemampuan daerah. Yang terpenting programnya jelas, memiliki target yang terukur, dan fokus pada cabang olahraga yang berpotensi menghasilkan prestasi,” kata Rudy.
Rudy menilai efektivitas penggunaan anggaran menjadi kunci dalam menciptakan prestasi. Karena itu, ia meminta kepengurusan baru KONI Kaltim mampu menyusun program pembinaan yang lebih terencana dan tepat sasaran.
Orang nomor satu di Benua Etam itu juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih, hingga atlet agar setiap program yang dijalankan mampu menghasilkan prestasi di tingkat nasional.
“Pembinaan yang dilakukan sejak awal kepengurusan diharapkan mampu mengembalikan posisi Kaltim sebagai salah satu kekuatan olahraga nasional pada PON XXII 2028 mendatang,” terangnya.
Pelantikan pengurus KONI Kaltim periode 2026-2030 dipandang menjadi momentum memperkuat tata kelola organisasi sekaligus menyusun strategi pembinaan atlet yang lebih efektif menghadapi agenda olahraga nasional dalam empat tahun ke depan.
Editor: Aspian Nur