Seorang pria tak dikenal diduga mengamuk sambil membawa parang dan gir besi hingga membuat para pekerja serta warga sekitar panik. Dalam aksinya, pelaku menyerang salah seorang pekerja bangunan hingga mengalami luka pada bagian tangan dan kepala.
Tak hanya itu, pria tersebut juga diduga membakar material bangunan di lantai satu ruko yang masih dalam tahap pengerjaan. Kobaran api sempat muncul dari dalam bangunan sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh relawan dan warga yang datang membantu.
“Pas saya datang tiba-tiba sudah ada api di atas,” ujar Ahmad Efendi (45), warga sekitar lokasi kejadian.
Menurut Ahmad, pelaku bukan bagian dari pekerja proyek. Selama ini seluruh tukang yang bekerja di lokasi tersebut merupakan pekerja asal Pulau Jawa dan tidak mengenal pria yang mengamuk tersebut.
“Bukan pekerja sini. Orang luar itu,” katanya.
Ia menyebut pelaku datang sambil membawa parang panjang lalu langsung marah-marah tanpa alasan yang jelas. Situasi semakin kacau ketika pria itu mulai menyerang salah satu pekerja.
“Dia datang langsung masuk terus marah-marah,” tuturnya.
Korban yang mengalami luka diketahui langsung mendapat penanganan medis dan kini menjalani perawatan di rumah.
Sementara itu, saksi lain Muhammad Rifai (29) mengaku sempat mencoba menenangkan pelaku. Saat kejadian, Rifai sedang mengantar barang ke lokasi proyek sebelum melihat keributan terjadi.
“Saya sempat ajak negosiasi, tapi dia suruh saya diam dan jangan banyak bicara,” ujarnya.
Rifai menduga pelaku berada dalam pengaruh alkohol lantaran berbicara tidak jelas dan terus menyalahkan anak-anak di sekitar lokasi proyek.
“Dia bilang pekerja proyek itu yang ganggu dia. Posisi dia kayak mabuk,” katanya.
Ketegangan berlangsung cukup lama karena pelaku sempat melarikan diri usai mengamuk. Polisi bersama warga kemudian melakukan pencarian di sekitar permukiman.
Pemilik bangunan, Arif Budiman (49), mengaku belum mengetahui pasti penyebab keributan tersebut. Namun ia mendengar informasi bahwa pelaku dan para pekerja sama-sama berprofesi sebagai tukang.
“Sama-sama tukang. Kalau masalahnya apa saya belum tahu,” ujarnya.
Hingga pukul 21.30 Wita, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku yang melarikan diri usai kejadian.
Editor: Erwin