Program unggulan Wali Kota Samarinda, Andi Harun tersebut kini harus disalurkan secara bertahap dalam dua termin guna menyesuaikan kondisi fiskal daerah.
Pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni tahun ini, Pemkot Samarinda mengalokasikan Rp60 juta dari total bantuan Rp100 juta per Rukun Tetangga (RT).
Sementara itu, sisa Rp40 juta direncanakan untuk disalurkan melalui APBD Perubahan, bergantung pada kemampuan keuangan daerah nantinya.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah Kota Samarinda Imam Gunadi menegaskan, penyesuaian ini bukanlah pemotongan.
Nilai bantuan tetap utuh sebesar Rp100 juta per RT, namun mekanisme penyalurannya dibagi menjadi dua tahap untuk memastikan keberlangsungan program di tengah situasi anggaran yang terbatas. “Tetap utuh Rp100 juta dengan skema dua termin,” tegas Imam.
Ia pun menjamin program-program mandatori dalam Probebaya tetap berjalan optimal. Layanan penting bagi masyarakat, seperti penanganan stunting, kegiatan gotong royong, sosialisasi persampahan, hingga dukungan kesehatan masyarakat tetap menjadi prioritas.
Berbagai kebutuhan mendesak warga, seperti pembayaran BPJS, pemberian makanan tambahan balita, serta transportasi kader posyandu, tetap diakomodasi melalui Probebaya di tingkat kelurahan.
“Itu juga sudah kami sampaikan untuk dimintakan teman-teman kelurahan melalui Probebaya,” imbuhnya.
Mengenai realisasi tambahan Rp40 juta pada APBD Perubahan nanti, Imam menjelaskan keputusan tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Wali Kota.
Saat ini, fokus penyaluran Rp60 juta terbagi dalam skema Rp35 juta untuk sarana prasarana dan Rp25 juta untuk pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, Ketua RT 18 Kelurahan Bukit Pinang Heri Irawan mengungkapkan, pihaknya telah memahami skema pencairan dua termin ini.
“Proses pengajuan saat ini tengah berjalan di tingkat kelurahan dan diperkirakan cair pada Juni mendatang,” kata Heri.
Kendati pencairan dana dilakukan dalam dua termin, Heri menyatakan keyakinannya bahwa Pemkot Samarinda tetap memprioritaskan Probebaya dan akan memenuhi komitmen anggarannya secara utuh.
“Kita tetap percaya Probebaya menjadi prioritas Pak Wali Kota. Mudah-mudahan bisa cair semuanya,” tandasnya.
Editor: Erwin