Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengungkapkan, pemerintah sejatinya telah menyiapkan perencanaan besar untuk revitalisasi kawasan pasar tradisional terbesar di Kota Tepian tersebut. Bahkan, pemetaan ruang hingga pendekatan sosial kepada pedagang dan penyewa di pasar diklaim telah dilakukan.
“Tinggal menunggu kembali kuatnya APBD karena perencanaan sudah siap, pemetaan ruang juga sudah siap,” ujarnya.
Pemerintah disebut telah melakukan pendekatan sosiologis terhadap pedagang, penyewa kios, hingga lingkungan pasar secara keseluruhan agar proses penataan nantinya berjalan lebih matang.
Namun, rencana tersebut saat ini belum bisa memasuki tahap pelaksanaan lantaran adanya dampak efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang memengaruhi kemampuan fiskal daerah.
Namun demikian, Andi Harun berharap kondisi keuangan daerah dapat kembali membaik pada 2027 mendatang, sehingga program rehabilitasi Pasar Segiri dapat dilanjutkan ke tahap eksekusi di lapangan.
“Ada harapan APBD kita bisa kembali kuat, walaupun mungkin tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, tapi setidaknya bisa mendukung program prioritas,” katanya.
Ia menilai rehabilitasi Pasar Segiri merupakan salah satu program penting karena berkaitan langsung dengan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat dan penguatan pusat perdagangan tradisional di Samarinda.
“Kalau kemampuan anggaran memungkinkan, perencanaan yang sudah siap itu bisa kita lanjutkan ke tahap eksekusi,” tutupnya.
Editor: Erwin