Sejak sore hingga malam, aksi berlangsung dinamis. Massa sempat menghadapi berbagai hambatan di lapangan, mulai dari akses yang dipersulit hingga upaya masuk ke area gedung.
Meski demikian, situasi tetap terkendali dengan pengawalan aparat keamanan yang mengedepankan pendekatan persuasif.
Humas Aksi Aliansi Humas Aksi Aliansi Masyarakat Kaltim, Bella Monica, menyampaikan bahwa perjuangan di lapangan tidak berjalan mudah karena berbagai kendala teknis dan situasi yang sempat memanas.
“Walaupun panjang kali lebar, kita dipersulit, pagar diberdurikan, kita harus manjat, harus turun ke belakang, lempar sana sini. Alhamdulillah katanya rapat paripurna nanti hak angket akan disuarakan, dan mereka janji itu akan dibawa (ke paripurna),” ujarnya saat ditemui seusai aksi.
Ia menjelaskan, hasil rapat menyebut enam fraksi DPRD Kaltim telah menyetujui untuk membawa hak angket ke rapat paripurna. Namun, menurutnya, dinamika pembahasan di internal dewan berlangsung cukup alot.
“Walaupun tadi ada yang sedikit tidak pro rakyat, tapi masih banyak yang masih lurus. Dibilang bersyukur juga bersyukur, dibilang kecewa sedikit kecewa, tapi hasil akhirnya tetap akan disuarakan di rapat paripurna,” katanya.
Bella menegaskan, aksi tidak berhenti sampai di sini. Ia memastikan koalisi akan terus mengawal proses hingga hak angket benar-benar disahkan dalam rapat paripurna.
“Kami akan mengawal, kami akan menurunkan massa lagi di DPRD sampai rapat paripurna nanti hak angket benar-benar disahkan,” tuturnya.
Editor: Erwin