Dari kejauhan, kepulan asap pekat membumbung tinggi, menjadi penanda kepanikan yang merambat cepat di antara warga yang berlarian menyelamatkan diri dan barang berharga.
Pantauan di lokasi kejadian, suasana sempat kacau. Warga berkerumun di sepanjang akses jalan sempit, sebagian hanya menyaksikan sementara lainnya mencoba membantu sebisanya. Kondisi ini sempat menghambat laju armada pemadam yang berusaha mendekati titik api. Di tengah keterbatasan ruang gerak, petugas dan relawan tetap berupaya menembus kepadatan demi menjinakkan si jago merah.
Beberapa rumah berbahan kayu tak mampu bertahan dari ganasnya api dan akhirnya luluh lantak. Api dengan cepat melahap bangunan, meninggalkan rangka yang menghitam dan puing berserakan. Beruntung, sumber air di sekitar lokasi cukup tersedia, membantu proses pemadaman agar api tidak menjalar ke bangunan lain yang berhimpitan.
Memasuki pukul 15.00 WITA, kondisi mulai berangsur terkendali. Asap yang semula pekat perlahan berubah menjadi putih, menandakan proses pendinginan tengah berlangsung. Meski demikian, petugas masih melakukan penyisiran di antara sisa-sisa bangunan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih menjadi tanda tanya. Total kerugian yang dialami warga pun belum dapat dipastikan, sementara warga hanya bisa menatap sisa tempat tinggal mereka yang kini berubah menjadi arang.
Editor: Aspian Nur