Kapolda Kalimantan Timur Endar Priantoro menyampaikan, peserta aksi yang diamankan masih dalam tahap pemeriksaan oleh petugas dan mereka belum mengambil langkah lanjutan sebelum proses konsolidasi dilakukan.
“Ada beberapa yang diamankan, tapi masih dalam tahap pemeriksaan, kami belum konsolidasi. Yang pasti pendekatan yang kami lakukan tetap mengedepankan pembinaan,” kata Endar kepada awak media, Rabu (22/4/2026).
Pendekatan hukum represif bukan menjadi pilihan utama. Aparat akan mempertimbangkan tingkat kesalahan masing-masing peserta aksi sebelum menentukan langkah lebih lanjut. “Hukum represif akan kami kendurkan, kami akan lihat dari tingkat kesalahannya. Kalau memang tidak terlalu fatal, itu menjadi pembinaan saja,” tegasnya.
Endra mengapresiasi seluruh pihak, baik mahasiswa maupun masyarakat, yang telah menjaga situasi tetap kondusif selama aksi berlangsung, penyampaian aspirasi berjalan dengan tertib dan damai. “Terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat, mahasiswa, dan peserta unjuk rasa. Hari ini pelaksanaan unjuk rasa bisa berjalan dengan damai dan tertib,” sebut Endar.
Aspirasi massa telah diterima oleh pimpinan DPRD dan turut dimonitor oleh pemerintah daerah. Secara umum, kondisi keamanan dinilai masih terkendali tanpa adanya korban. “Semua berjalan sesuai standar operasi, aman, dan tidak ada yang luka maupun sakit,” tutup Endar.
Editor: Aspian Nur