Keterlibatan mahasiswa Unmul melalui BEM, KM maupun organisasi kemahasiswaan lainnya dalam aksi sebagai bentuk partisipasi aktif menyampaikan gagasan kepada pemerintah daerah. Meski begitu kegiatan tersebut harus tetap membawa nilai positif dan mencerminkan kapasitas intelektual mahasiswa.
Kampus telah memberikan arahan agar organisasi mahasiswa lebih menonjolkan program-program konstruktif serta mendorong prestasi yang dapat membanggakan universitas. Hal ini dinilai penting agar citra kampus tetap terjaga di tengah dinamika sosial.
Dalam konteks aksi, Abdunnur menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater serta menghindari provokasi. Mahasiswa juga diminta menyampaikan aspirasi secara santun dan tidak melakukan tindakan anarkis.
Pihak kampus turut melakukan pengawasan dengan melibatkan Wakil Rektor III dan Wakil Dekan III di seluruh fakultas. Langkah ini dilakukan untuk memastikan mahasiswa tetap dalam kondisi aman selama mengikuti aksi.
“Kami berharap aksi dapat berjalan damai, aspirasi tersampaikan dengan baik, dan mahasiswa tidak terpengaruh oleh kepentingan pihak lain,” sebut Abdunnur.
Mahasiswa memiliki peran strategis dalam memberikan pemikiran kritis terhadap kebijakan pembangunan daerah, khususnya di Kalimantan Timur. Oleh karena itu, penyampaian aspirasi harus dilakukan secara terukur dan bertanggung jawab.
Editor: Aspian Nur