Momen Car Free Day (CFD) di Jalan Kusuma Bangsa Samarinda dimanfaatkan ICMI Orwil Kaltim bekerjasama dengan Politeknik Kesehatan Kalimantan Timur (Poltekkes Kaltim) dan Arsitektur dan Interior Samarinda untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan secara gratis ini kepada masyarakat.
Sekretaris Orwil ICMI Kaltim Adlansyah kepada Korankaltim.com pagi tadi menjelaskan, kegiatan ini merupakan test case atau uji coba sebelum pelantikan resmi pengurus yang direncanakan Mei bulan depan.
“ICMI sudah lama tak terdengar kegiatannya, karena itu melalui pemeriksaan kesehatan gratis ini kami sekaligus ingin menyampaikan kepada masyarakat kalau ICMI Orwil Kaltim kembali eksis,” tegas Adlan.
Untuk pemeriksaan kesehatan gratis edisi pertama ini, ICMI Orwil Kaltim menargetkan 50 orang dengan pemeriksaan meliputi tekanan dareah, kolesterol, asam urat dan gula. Antusias warga untuk memeriksakan kesehatan mereka di acara CFD cukup tinggi. Warga bahkan rela mengantri untuk mendapatkan layanan petugas kesehatan dari Poltekkes Kaltim.
“Setelah ini selanjutnya pemeriksaan kesehatan gratis akan dilakukan seminggu sekali, tidak hanya di CFD Kusuma Bangsa tapi juga di Gelora Kadrie Oening Sempaja hari Minggu pagi karena disana banyak juga orang berolahraga,” papar Adlan.
Terpisah, pengajar atau dosen di Dwi Hendriyani dari Poltekkes Kaltim berharap dari kegiatan ini bisa membuat masyarakat semakin sehat.
“Dari pemeriksaan kesehatan gratis ini kami berharap warga bisa mendeteksi dini kesehatan mereka masing-masing. Kami berharap masyarakat Kaltim khususnya Samarinda semua sehat lewat olahraga dan cek dini kalau merasa kesehatan terganggu,” kata Dwi.
Diketahui ICMI Orwil Kaltim periode 2026-2031 dipimpin H Abdunnur yang juga Rektor Universitas Mulawarman.
“Harus diakui ICMI sudah lama tenggelam karena tidak ada kegiatan, karena itu kami berharap usai muswil dan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini ICMI Orwil Kaltim bisa kembali dikenal lewat berbagai kegiatan mulai dari penelitian dan advokasi kebijakan publik. Kami akan berusaha aktif dalam pemberdayaan ekonomi umat, pendidikan serta menerbitkan pemikiran cendekiawan untuk kemajuan bangsa,” pungkas Adlan.
Editor: Aspian Nur