Ia menilai, respons positif warga muncul seiring perubahan yang mulai dirasakan, khususnya dalam penanganan persoalan banjir dan penataan kawasan kota.
Menurutnya, perbaikan tersebut menjadi indikator bahwa program pembangunan berjalan efektif.
“Setiap reses, banyak warga menyampaikan apresiasi. Terutama soal penanganan banjir yang mulai terlihat hasilnya,” ujarnya.
Selain itu, wajah kota yang semakin tertata juga turut memengaruhi persepsi publik. Kawasan Teras Samarinda misalnya, kini menjadi ruang publik yang lebih hidup dan representatif. Begitu pula dengan pembenahan fasilitas olahraga di GOR Segiri yang dinilai memberi dampak positif.
Agus menyebut, perubahan tersebut tidak lepas dari peran Wali Kota Samarinda, Andi Harun dalam mengakselerasi program pembangunan. Ia juga menyinggung hasil survei yang menunjukkan tingkat kepuasan publik cukup tinggi sebagai penguat fakta di lapangan.
Meski demikian, ia menekankan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama. Dukungan anggaran dari pemerintah pusat dan Pemprov Kaltim dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat realisasi program.
“Ini bukan kerja satu pihak. Ada kolaborasi yang kuat sehingga hasilnya bisa dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Dengan tren apresiasi yang terus meningkat, Agus berharap pembangunan di Samarinda dapat terus berlanjut secara konsisten. Ia juga mendorong agar pendekatan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas ke depan.
Editor: Erwin