Benturan keras membuat kondisi kendaraan di lokasi kejadian porak-poranda. Muatan semangka dari pikap berhamburan hingga menutup sebagian badan jalan.
Kedua kendaraan mengalami kerusakan berat, terutama pada bagian depan pikap yang ringsek, sementara Suzuki Katana rusak di bagian belakang.
Ketua Tim Rescue Tol Balsam Dzulhijjah kepada Korankaltim.com menjelaskan, mereka tiba di lokasi sekitar pukul 08.13 WITA setelah menerima laporan. Penanganan dilakukan dengan cepat dan selesai dalam waktu kurang dari satu jam.
“Begitu tiba, kami langsung melakukan evakuasi dan penanganan korban. Untuk korban yang terjepit, dilakukan ekstrikasi dengan memotong bagian kendaraan,” kata Dzulhijjah.
Proses evakuasi berlangsung dramatis, terutama saat petugas mengeluarkan korban yang terhimpit di dalam kabin pikap. Korban sempat tergeletak di pinggir jalan sebelum mendapatkan pertolongan medis.
Satu orang meninggal dunia di lokasi yaitu Ojin, pria berusia 35 tahun warga Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, yang merupakan sopir pikap. Ojin mengalami luka fatal setelah terjepit di dalam kendaraan.
“Korban meninggal adalah pengemudi pikap, posisinya terjepit di kabin sehingga harus dilakukan pemotongan bodi saat evakuasi,” jelas Dzulhijjah.
Sementara pengemudi Suzuki Katana mengalami luka berat, sedangkan satu korban lainnya luka ringan. Total ada tiga korban dalam peristiwa tersebut.
Dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena pikap menabrak bagian belakang Suzuki Katana. Namun, penyebab pasti masih diselidiki.
“Seluruh korban sudah dievakuasi ke RSUD IA Moeis untuk penanganan,” tutup Dzulhijjah.
Editor: Aspian Nur