Peristiwa ini sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar, terlebih setelah terdengar suara ledakan dari dalam bangunan sebelum api membesar.
Komandan Posko 3 Disdamkarmat Kota Samarinda, Tri Indarto, menjelaskan pihaknya menerima laporan kebakaran dan segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman dan pencarian titik api yang menjadi sumber kebakaran.
“Hari ini kita menerima informasi terjadinya kebakaran di belakang kita, yakni dealer Yamaha khusus kendaraan roda dua atau motor,” ujarnya.
Dari hasil pengamatan awal, kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek listrik yang kemudian menyambar kendaraan di dalam bangunan. Api dengan cepat membesar karena banyaknya material mudah terbakar di dalam lokasi kejadian.
“Yang terbakar menurut dugaan saya kemungkinan dari arus pendek yang menyambar ke motor. Dari yang saya lihat, ada beberapa motor terbakar total, kurang lebih tiga unit, sementara jumlah motor di dalam hampir dua puluhan unit,” jelasnya.
Tri menambahkan, dalam proses pemadaman tidak ditemukan kendala berarti, namun petugas sempat menghadapi kepulan asap tebal akibat material bangunan yang sebagian besar terbuat dari gipsum.
“Tidak ada kendala signifikan, hanya asap saja karena bahan bangunannya banyak dari gipsum yang mudah menimbulkan asap,” katanya.
Untuk menembus area dalam, petugas menggunakan alat bantu pernapasan (breathing apparatus) guna mencari titik awal api. Dinas pemadam kebakaran mengerahkan tiga posko, yakni Posko 1, Posko 3, dan Posko 4, dibantu relawan serta tim pemadam lainnya.
“Proses pemadaman kurang lebih setengah jam untuk menguasai api, namun secara keseluruhan penanganan berlangsung hampir satu jam karena kami harus mencari titik api terlebih dahulu,” tutupnya.
Editor: Erwin