Basuki mengatakan, kunjungannya ke Kantor Gubernur Kaltim, di Samarinda, diawali dengan agenda halal bihalal. Sekaligus, kata dia pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk membahas sejumlah isu strategis, terutama berkaitan dengan percepatan pembangunan IKN.
Dia mengatakan, untuk saat ini pembangunan kawasan inti pemerintahan terus berjalan. Sejumlah infrastruktur penting tutur Basuki, mulai dari kantor lembaga yudikatif dan legislatif, telah dikerjakan.
“Jadi sejak tahun lalu, pembangunan kantor untuk lembaga yudikatif dan legislatif sudah kita mulai,” ujar Basuki.
Walaupun begitu, dirinya mengakui masih ada pekerjaan rumah yang cukup krusial dan harus segera di selesaikan, seperti penyediaan hunian bagi ASN yang akan bertugas di IKN.
Menurut Basuki, pembangunan hunian kini menjadi fokus utama pemerintah karena keberadaannya sangat penting guna menunjang aktivitas pemerintahan di ibu kota baru. “Jadi yang kita kejar sekarang adalah huniannya,” katanya.
Namun, dalam proses percepatan pembangunan hunian tersebut ungkap Basuki, masih menunggu rekomendasi teknis (rekomtek) dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Hal ini menjadi salah satu faktor yang memengaruhi laju pembangunan di lapangan.
“Kita pastikan setelah rekomtek diterbitkan, pembangunan hunian akan segera ditindaklanjuti,” ucapnya.
Di sisi lain, Basuki juga memastikan kesiapan fasilitas untuk Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, yang sebelumnya sempat menyatakan ingin memulai berkantor di IKN. Menurutnya, rencana tersebut telah disiapkan sejak awal, dan saat ini seluruh fasilitas pendukung perkantoran Wakil Presiden sudah siap digunakan.
Editor: Erwin