Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar mengatakan, pemantauan dilakukan secara menyeluruh di sejumlah titik di Kota Samarinda. Selain itu, pihaknya juga mengikuti zoom meeting bersama Kapolda Kaltim untuk melaporkan kondisi terkini serta memastikan kesiapan pengamanan.
“Kami sudah melakukan pemantauan langsung di lapangan, kemudian juga mengikuti zoom bersama Kapolda Kaltim untuk memastikan situasi malam takbiran berjalan aman dan kondusif,” ujar Hendri pada Jum’at (20/3/2026)
Ia menjelaskan, sebelumnya seluruh personel gabungan telah disiagakan melalui apel gelar pasukan yang dilaksanakan pada Jumat sore. Kesiapan tersebut mencakup personel dari Polresta Samarinda, TNI, serta berbagai instansi terkait.
“Tadi sore sudah kita apelkan dalam gelar pasukan pengamanan malam takbiran dan kesiapan Salat Idulfitri. Semua unsur, mulai dari Polresta, Brimob, Kodim, Denpom, Lanud, hingga stakeholder seperti Dishub, Damkar, Satpol PP, PMI, Dinas Kesehatan, Senkom, dan Pokdar Kamtibmas, sudah siap,” jelasnya.
Total personel yang diterjunkan dalam pengamanan ini mencapai sekitar 712 orang. Mereka disebar di berbagai titik, termasuk masjid, lapangan, serta pusat aktivitas masyarakat.
“Total personel yang kita libatkan sekitar 712 personel. InsyaAllah kita siap mengamankan kegiatan malam ini dan juga besok,” tegasnya.
Dari hasil pemantauan, aktivitas takbiran di Samarinda terpantau berlangsung tertib dan tidak melibatkan kerumunan besar. Beberapa takbiran keliling memang ditemukan, namun hanya dalam skala lingkungan.
“Kita temukan ada takbiran keliling, tapi masih dalam lingkup lokal dan tidak mengarah ke kegiatan besar,” katanya.
Hingga pukul 22.30 Wita, situasi keamanan dilaporkan tetap kondusif tanpa gangguan berarti. Polresta Samarinda berharap kondisi ini terus terjaga hingga pelaksanaan Salat Idulfitri.
“Alhamdulillah sampai saat ini situasi masih aman, tidak ada gangguan. Kita berharap pelaksanaan Salat Idulfitri besok di seluruh masjid dan lapangan berjalan lancar,” ujarnya.
Pengamanan juga akan dilanjutkan pasca-Lebaran, khususnya di pusat perbelanjaan dan tempat wisata yang diperkirakan ramai pengunjung.
“Kami bersama seluruh stakeholder akan tetap melakukan pengamanan di pusat keramaian seperti mal dan tempat wisata, agar masyarakat tetap merasa aman dan nyaman,” pungkasnya.
Editor: Erwin