Keterbatasan kewenangan di tingkat daerah khususnya yang berada di bawah kendali pemerintah pusat, mendorong pemerintah provinsi untuk mencari alternatif solusi yang lebih efektif dan tepat sasaran.
“Dalam hal ini, pemerintah daerah mencoba menjawab tantangan tersebut melalui sektor-sektor yang menjadi prioritas provinsi, salah satunya ketahanan pangan,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).
Satu dari beberapa langkah konkret yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan produksi peternakan.
Terutama komoditas yang masih mengalami kekurangan pasokan di pasar, seperti daging sapi dan telur ayam.
Kebutuhan daging sapi di daerah masih belum terpenuhi secara optimal, sehingga diperlukan upaya serius dalam pengembangan peternakan sapi, mulai dari pembibitan hingga penggemukan.
Selain itu, potensi peternakan ayam petelur juga dinilai sangat menjanjikan, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk telur.
Kondisi ini harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk memperkuat kemandirian pangan daerah.
“Peternakan ayam petelur memiliki potensi besar. Apalagi saat ini kebutuhan telur meningkat, sehingga ini harus dikejar produksinya,” jelasnya.
Pemerintah provinsi telah menunjukkan keseriusannya dalam mendukung sektor peternakan melalui berbagai skema bantuan.
Program tersebut mencakup dukungan untuk peternakan ayam petelur serta pengembangan usaha peternakan sapi, baik dalam tahap pembibitan maupun penggemukan.
Dengan adanya dukungan tersebut, diharapkan para peternak lokal dapat meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kaltim.
Editor: Aspian Nur