Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar mengatakan program mudik gratis ini ditujukan untuk membantu meringankan beban masyarakat, meski jumlah peserta masih terbatas.
“Melaksanakan mudik gratis bagi mungkin hanya sedikit warga Kota Samarinda yang akan melaksanakan mudik dalam rangka Hari Raya Idulfitri. Tadi rekan-rekan bisa lihat, kita melepas sekitar 152 orang masyarakat menggunakan tiga bus dari Terminal Sungai Kunjang,” ujar Hendri.
Para pemudik memiliki tujuan lanjutan yang beragam setelah tiba di Balikpapan. Sebagian memilih menetap di kota tersebut, sementara lainnya melanjutkan perjalanan ke berbagai daerah di Indonesia.
“Mereka nanti akan bergerak dari Samarinda ke Balikpapan. Kemudian ada yang melanjutkan perjalanan ke Surabaya, Jakarta, hingga Denpasar melalui jalur udara. Ada juga yang menuju Pelabuhan Semayang untuk melanjutkan perjalanan dengan kapal ke Makassar, Nunukan, dan daerah lainnya,” jelas Hendri.
Program ini merupakan hasil sinergi antara kepolisian, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, dan instansi terkait lainnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat menjelang Lebaran.
“Ini merupakan bentuk kebersamaan kita dalam memberikan perhatian kepada warga Kota Samarinda yang akan mudik. Walaupun jumlahnya tidak banyak, kita tetap berupaya memberikan bantuan berupa transportasi gratis,” tambahnya.
Sri Astuti, seorang pemudik mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Ia yang hendak pulang ke Balikpapan menyebut baru pertama kali mengikuti mudik gratis.
“Senang sekali ya, karena ini setahun sekali. Saya baru tahu tahun ini, sebelumnya belum pernah ikut. Biasanya bayar sendiri,” kata Sri.
Informasi mengenai program tersebut diperolehnya melalui grup WhatsApp, dan berharap program serupa dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang.
“Setiap tahun saya pulang saat Lebaran, tapi mudik gratis baru kali ini. Mudah-mudahan tahun depan ada lagi karena sangat membantu,” harapnya.
Editor: Aspian Nur