Di tengah aktivitas tersebut, Polresta Samarinda bersama KSOP Kelas I Samarinda dan instansi terkait melepas keberangkatan KM Aditya tujuan Pelabuhan Parepare sebagai bagian dari pengamanan arus mudik.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar menegaskan pengamanan kawasan pelabuhan diperkuat melalui pos pelayanan terpadu yang melibatkan berbagai instansi.
“Untuk anggota kita di pelabuhan, bisa dilihat kita ada pos pelayanan terpadu yang ditempati gabungan dari Polsek Pelabuhan, Polresta Samarinda, KSOP, Pelindo, BMKG, Satpol PP dan TNI juga ada semua di sana,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pos pelayanan tersebut bertujuan memberikan rasa aman bagi calon penumpang yang kerap datang lebih awal sebelum jadwal keberangkatan.
“Biasanya penumpang datang sejak malam sebelum keberangkatan, jadi cukup lama waktu menunggu. Selama berada di wilayah pelabuhan, ada personel pengamanan yang senantiasa mendampingi,” jelasnya.
Menurutnya, petugas juga siap membantu apabila terjadi kendala di lapangan, baik terkait keamanan maupun informasi keberangkatan kapal.
“Kalau ada permasalahan, masyarakat bisa datang ke pos pelayanan, nanti kita bantu sesuai kebutuhan,” tegasnya.
Sementara itu, Plh Kepala KSOP Kelas I Samarinda, Capt M Ridha Rengreng, menyebut jumlah penumpang mengalami penurunan dibanding hari sebelumnya. Dari kapasitas 1.800 orang, tercatat 1.794 penumpang berangkat.
“Memang ada penurunan sekitar 10 persen dibandingkan kemarin. Kemarin itu puncaknya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, tren penurunan diperkirakan berlanjut karena jumlah penumpang untuk keberangkatan berikutnya belum terlalu padat. Meski demikian, pihak KSOP memastikan arus mudik tetap berjalan aman, tertib, dan lancar.
Editor: Erwin