Hal ini sebelumnya mencuat setelah adanya surat yang di keluarkan oleh Dinas ESDM, ajakan untuk perusahaan batu bara agar berpartisipasi dan berkontribusi dalam kegiatan berbagi takjil gratis yang dilaksanakan oleh Pemprov Kaltim.
Menanggapi perihal tersebut Kepala Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto, mengakui memang surat tersebut pihaknya yang mengeluarkan. Tetapi, dia menjelaskan kegiatan tersebut hanya disinergikan dari sisi waktu dan lokasi, sementara pengelolaan serta pembiayaannya dilakukan secara terpisah oleh masing-masing pihak.
“Kita hanya mengajak Forum PPM Minerba Kaltim untuk sama-sama berbagi takjil. Tetapi pengelolaannya berbeda, ESDM Kaltim mengelola sendiri, sedangkan Forum PPM Minerba juga mengelola sendiri,” ujar Bambang, Minggu (8/3/2026).
Ia menegaskan, pihaknya tidak pernah meminta pembiayaan kepada perusahaan tambang maupun Forum PPM Minerba untuk kegiatan tersebut. Masing-masing pihak dapat menjalankan program berbagi takjil dengan dana dan pengelolaan sendiri.
“Jadi tidak benar seperti informasi yang beredar bahwa kegiatan ini dibiayai oleh perusahaan tambang. Kita (tetap) menggunakan dana sendiri, sementara forum PPM juga menggunakan dana mereka sendiri,” ucapnya.
Bambang menerangkan, sinergi yang dilakukan pun hanya menyangkut waktu dan lokasi pelaksanaan pembagian takjil. Hal ini dilakukan karena kedua pihak sama-sama memiliki program berbagi kepada masyarakat selama bulan Ramadan.
Selain itu, animo masyarakat terhadap kegiatan pembagian takjil juga dinilai cukup tinggi sehingga kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas.
“Setiap tahun PPM Minerba memang punya program berbagi takjil. Karena OPD juga memiliki program serupa, maka kita ajak untuk bersinergi dalam waktu dan tempatnya saja,” katanya.
Kemudian Ketua Forum PPM Minerba Kaltim, Muslim Gunawan, juga membenarkan penjelasan tersebut. Dia mengatakan perusahaan-perusahaan tambang yang tergabung dalam forum PPM memang memiliki berbagai program sosial selama Ramadan.
“Setiap perusahaan memang punya program Ramadan, seperti berbagi takjil, bantuan sembako untuk fakir miskin, hingga dukungan kegiatan masyarakat. Biasanya itu dilakukan di desa atau kabupaten tempat perusahaan beroperasi,” terangnya.
Editor: Erwin